Tak Ada Makanan di Penjara Baru Untuk Koruptor Ala Prabowo!

Jakarta – Sikap Presiden Prabowo Subianto tampaknya tak tanggung-tanggung terhadap para koruptor. Bahkan ia berencana membuatkan penjara untuk para koruptor.

Mendengar Langkah ini, Wakil Ketua KPK Johanis Tanak mengaku akan mendukung sepenuhnya Langkah tersebut.”Saya sependapat bila Presiden membuat penjara di pulau yang terpencil dan terluar yang ada di sekitar Pulau Buru untuk semua pelaku tindak pidana korupsi,” tegasnya hari ini di Jakarta.

Bahkan menurutnya tempat terpencil untuk koruptor tidaklah cukup.”Pemerintah tidak perlu menyediakan makanan untuk mereka, cukup sediakan alat pertanian, supaya mereka berkebun, bercocok tanam di ladang atau di sawah untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sendiri yang berasal dari hasil keringat mereka sendiri,” tambahnya.

Adapun menurutnya, hukuman minimal bagi koruptor yakni penjara 10 tahun hingga seumur hidup agar orang-orang takut melakukan korupsi. “Selain itu hukuman pelaku tindak pidana korupsi diperberat dengan hukuman badan minimal 10 tahun hingga hukuman seumur hidup,” jelasnya.

Dengan demikian kata Tanak, efek jera akan dirasakan oleh para koruptor. “Harapan saya, dengan begitu, orang akan punya rasa takut untuk melakukan korupsi,” pungkasnya.

Berita Lainnya

Gempa NTT 7,7 SR, Pemerintah Prioritaskan Evakuasi Korban Terjebak

Jakarta - Pemerintah langsung mengambil sejumlah langkah prioritas setelah gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026). Kepala Badan Nasional Penanggulangan...

TNI Kerahkan Hercules dan KRI, 14 Warga Tewas Akibat Gempa NTT

Jakarta – Tentara Nasional Indonesia (TNI) bergerak cepat membantu penanganan warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain mengirim personel, TNI menyiapkan...

Indonesia Mulai Ekspor Beras ke Malaysia, 1.000 Ton Jadi Pengiriman Perdana

Jakarta - Indonesia kembali mencatat perkembangan penting di sektor pangan. Setelah lama mengandalkan impor untuk memenuhi kebutuhan beras, pemerintah kini mulai membuka peluang ekspor...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS