Situasi Timur Tengah Memanas, KBRI Riyadh Imbau WNI Tingkatkan Kewaspadaan

Jakarta  –  Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Rivadh mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) vang berada di Arab Saudi menvusul meningkatnya dinamika situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.

Imbauan tersebut tertuang dalam surat bernomor 016/PSOSBUD/II/2026/RYD tertanggal 28 Februari 2026. Dalam keterangannya, KBRI Riyadh meminta WNI tetap tenang dan tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

KBRI juga mengingatkan agar WNI hanya memantau informasi dari sumber resmi dan terpercaya serta senantiasa mematuhi arahan dari otoritas Pemerintah Arab Saudi dan pihak KBRI.

Selain itu. seluruh WNI diimbau untuk memastikan telah melakukan lapor diri melalui portal resmi Kementerian Luar Negeri RI. Bagi yang belum terdaftar, diminta segera melakukan pendaftaran secara daring guna memudahkan pendataan dan perlindungan apabila terjadi kondisi darurat.

Dalam upaya memperkuat koordinasi, WNI juga disarankan bergabung dalam grup WhatsApp resmi paguyuban WNI di wilayah masing-masing. Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat penyampaian informasi dan instruksi dari KBRI Terkait kesiapsiagaan pribadi, KBRI meminta WNI menyiapkan serta menyimpan dokumen penting seperti paspor, iqama, dan identitas lainnya, baik dalam bentuk fisik maupun digital, agar mudah diakses sewaktu-waktu jika dibutuhkan.

KBRI Riyadh juga mengimbau WNI untuk menunda perjalanan yang tidak mendesak ke negara atau wilayah yang berpotensi terdampak eskalasi keamanan. Bagi yang telah memiliki rencana penerbangan, disarankan segera menghubungi maskapai guna memperoleh informasi terkini mengenai jadwal dan status penerbangan.

Dalam kondisi darurat, WNI dapat menghubung hotline KBRI Rivadh melalui WhatsApp di nomor +966 569173990

“KBRI Riyadh terus memantau perkembangan situasi secara saksama dan berkoordinas dengan otoritas terkait. Informasi lanjutan akan segera disampaikan apabila terdapat hal-hal yang memerlukan perhatian lebih lanjut dari WNI,” demikian pernyataan resmi KBRI.

KBRI Riyadh berharap seluruh WNI dapat meningkatkan kewaspadaan serta menjaga komunikasi aktif demi keselamatan bersama.

Berita Lainnya

PMI Manufaktur Indonesia Naik ke Level 54, Tertinggi Sejak Maret 2024

Jakarta – Aktivitas industri manufaktur Indonesia menunjukkan tren ekspansi pada Oktober 2026. Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur nasional tercatat mencapai level 54, naik dari...

Listyo Sigit Tinjau Sekolah Model Pembelajaran Mendalam dan Kecerdasan Artifisial di Yogyakarta

Jakarta - Penguatan kualitas pendidikan dan pemanfaatan teknologi digital menjadi perhatian Kantor Staf Presiden (KSP). Salah satu upaya yang dilakukan terlihat melalui kunjungan Kepala...

Warga Jakarta Bersatu Desak Pantai Ancol Gratis untuk Semua, Tiket Wahana Tetap...

Jakarta - Warga Jakarta Bersatu meluncurkan petisi bertajuk #AncolUntukSemua. Melalui petisi tersebut, mereka mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka akses gratis bagi masyarakat yang...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS