Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat menghadiri peluncuran 10 buku karya Bahlil di Jakarta, Jumat (7/8/2026). Menurut Presiden, Bahlil merupakan sosok yang memiliki kecerdasan, keberanian, serta kapasitas kepemimpinan yang mumpuni dalam menjalankan tugas di Kabinet Merah Putih.
Prabowo mengaku telah melihat kualitas tersebut sejak keduanya sama-sama menjadi menteri pada pemerintahan Presiden ke-7 Joko Widodo. Meski saat itu jarang bertemu karena memiliki bidang tugas yang berbeda, ia menilai Bahlil menunjukkan kemampuan yang menonjol.
“Saya waktu bersama Beliau (Bahlil) di kabinet Pak Jokowi, saya juga jarang ketemu—saya urusan pertahanan—tetapi, pada saat ketemu, saya melihat bahwa sebelumnya Beliau memiliki kemampuan, kecerdasan, keberanian,” kata Prabowo.
Presiden menilai kecerdasan seseorang tidak hanya ditentukan oleh latar belakang pendidikan ataupun almamater, tetapi juga dibentuk melalui pengalaman hidup dan berbagai tantangan yang dihadapi.
“Jadi, kecerdasan itu menurut saya juga karena ditempa oleh kesulitan,” ujar Prabowo.
Ia menambahkan, pengalaman menghadapi berbagai kesulitan menjadi modal penting dalam membentuk karakter dan ketangguhan seorang pemimpin, terutama di tengah persaingan global yang semakin kompetitif.
Prabowo juga mengenang interaksinya dengan Bahlil saat masih sama-sama duduk di kabinet Presiden Joko Widodo. Menurutnya, Bahlil memiliki kepribadian yang mampu mencairkan suasana, bahkan membuat Presiden Jokowi tertawa.
“Kalau aku lihat, Beliau bisa bikin Pak Jokowi ketawa. Orang Solo itu susah ketawa sebenarnya. Orang Solo itu kalem,” kata Prabowo yang disambut tawa tamu undangan.
Selain sebagai menteri, Presiden menilai Bahlil juga merupakan mitra strategis dalam pemerintahan karena memimpin salah satu partai politik besar di Indonesia. Menurutnya, kolaborasi antarkekuatan politik menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas pemerintahan.
“Beliau tidak hanya anak buah, beliau menteri, tetapi juga dia mitra, karena dia ketua umum partai yang besar. Kita ini politik di Indonesia kan harus politik kebersamaan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan penilaian bahwa pemerintahan saat ini telah menunjukkan kinerja positif selama dua tahun terakhir, termasuk dalam menjaga kepercayaan masyarakat.
Salah satu indikator yang disebut Presiden adalah keberhasilan pemerintah mengelola sektor energi sehingga harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tetap dapat dipertahankan di tengah dinamika ekonomi global.
“Karena menteri ESDM dan Pertamina bagus mengelola energi kita, kita bisa menjaga BBM yang disubsidi masih tidak kita naikkan. Walaupun banyak negara lain sudah agak panik, Indonesia masih cool, masih tenang,” ujar Prabowo.
