Prabowo Gelar 5 Rapat Tertutup di Hambalang, Bahas Pendidikan hingga Geopolitik Timur Tengah

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memimpin lima rapat terbatas di kediaman pribadinya di Hambalang pada Minggu siang hingga malam hari. Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis mulai dari program prioritas pendidikan, situasi geopolitik di Timur Tengah, hingga persiapan menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa rapat tersebut dihadiri beberapa menteri Kabinet Merah Putih untuk memberikan laporan terbaru kepada presiden mengenai berbagai agenda penting pemerintah.

“Pada Minggu siang sampai malam hari, Presiden Prabowo Subianto menggelar lima rapat berbeda dengan memanggil beberapa menteri Kabinet Merah Putih di kediaman Hambalang, Bogor, Jawa Barat, 8 Maret 2026. Di beberapa rapat tersebut, Presiden meminta update terkait beberapa isu strategis di dalam dan luar negeri,” kata Seskab Teddy saat dihubungi di Jakarta, Minggu malam.

Menurut Teddy, agenda pertama yang dibahas adalah perkembangan pembangunan 10 kampus baru yang berfokus pada bidang STEM (sains, teknologi, engineering, dan matematika), termasuk pengembangan pendidikan kedokteran di Indonesia.

Agenda kedua berkaitan dengan laporan pengembangan sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) agar mampu meningkatkan peringkatnya di tingkat global serta memperluas kerja sama dengan universitas terkemuka di dunia.

Dalam rapat tersebut, Presiden juga meminta laporan terkini mengenai dinamika situasi di Timur Tengah dan kemungkinan dampaknya terhadap stabilitas geopolitik.

Selain itu, pemerintah juga membahas perkembangan program beasiswa bagi mahasiswa asal Palestina yang menempuh pendidikan di Universitas Pertahanan Republik Indonesia.

“Saat menjadi menteri pertahanan, sejak tahun 2022, Presiden Prabowo mengundang 20–40 anak-anak Palestina bersekolah di Indonesia hingga sekarang (jumlahnya) mencapai hampir 200 mahasiswa dan mahasiswi,” kata Seskab Teddy.

Agenda kelima dalam rapat tersebut membahas kesiapan pemerintah menghadapi arus mudik Lebaran, khususnya untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan masyarakat selama 10 hari menjelang Idulfitri.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam pertemuan itu, di antaranya Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto, Rektor Universitas Pertahanan Republik Indonesia Anton Nugroho, serta Direktur Utama PT Pindad Sigit P. Santosa.

Selain itu, rapat di Hambalang juga dihadiri Kepala Badan Intelijen Negara M. Herindra, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus Aries Marsudiyanto, Kepala Badan Intelijen Strategis TNI Yudi Abrimantyo, serta Kepala Badan Logistik Pertahanan Kementerian Pertahanan Yusuf Jauhari.

Berita Lainnya

Sudaryono Bongkar 3 PR Besar BGN

Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono membeberkan tiga persoalan utama yang menjadi prioritas pembenahan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ketiga...

Mulut dan Hidung Berbusa, DPR Desak Polda Metro Sikat Habis Misteri Kematian...

Jakarta - DPR RI mendesak Polda Metro Jaya untuk bekerja cepat, profesional, dan transparan dalam mengusut tuntas kematian Sutrimo, Kepala Rumah Tangga (Karumga) mantan...

PSEL Bali Siap Ubah Sampah Jadi Listrik, Ciptakan 1.200 Lapangan Kerja

Jakarta – Pemerintah bersama Danantara mulai merealisasikan pembangunan fasilitas Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bali melalui peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dilaksanakan...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS