DPR Minta Dukungan Desa Wisata Mandiri Tak Dihentikan

Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI Rahmawati meminta pemerintah tetap memberikan dukungan kepada desa wisata yang berhasil meningkatkan statusnya hingga menjadi Desa Wisata Mandiri.

Menurutnya, pencapaian status mandiri tidak semestinya membuat perhatian dan insentif pemerintah justru berkurang. Hal itu disampaikan Rahmawati saat menyerap aspirasi pengelola Desa Wisata Nglanggeran, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam kunjungan kerja Komisi VII DPR RI, Jumat, 11 September 2026.

Rahmawati menilai peningkatan status desa wisata, mulai dari Rintisan, Berkembang, Maju hingga Mandiri, harus diikuti dengan kebijakan yang menjamin keberlanjutan pengembangannya.

“Jangan sampai ketika desa wisata sudah mandiri, kemudian dukungan pemerintah justru berhenti. Justru ketika mereka sudah berhasil, harus kita dorong agar semakin kuat, berdaya saing, dan mampu menjadi contoh bagi desa wisata lainnya,” katanya dalam keterangan, Sabtu (12/9/2026).

Ia juga mendorong adanya indikator penilaian yang jelas, terukur, dan transparan dalam menentukan status desa wisata. Selain itu, diperlukan skema insentif berkelanjutan bagi desa yang mampu meningkatkan kualitas pengelolaan pariwisatanya.

Dukungan pemerintah, lanjutnya, tidak harus selalu diberikan dalam bentuk bantuan langsung. Penguatan dapat dilakukan melalui promosi destinasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, perluasan akses pasar, digitalisasi, pengembangan UMKM, hingga kolaborasi dengan sektor ekonomi kreatif.

“Mandiri bukan berarti berjalan sendiri. Desa wisata tetap membutuhkan ekosistem dan kebijakan pemerintah agar keberhasilan yang sudah dibangun masyarakat dapat terus tumbuh,” tegasnya.

Infrastruktur Wisata Turut Disorot

Dalam kesempatan tersebut, Rahmawati juga menyoroti kebutuhan infrastruktur pendukung di kawasan wisata Nglanggeran. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah penerangan jalan di sekitar destinasi wisata.

Menurutnya, ketersediaan infrastruktur dasar sangat penting untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan wisatawan. Infrastruktur yang memadai juga dapat mendukung pengalaman pengunjung sekaligus memperkuat daya tarik destinasi.

Rahmawati memastikan aspirasi yang disampaikan pengelola desa wisata akan diteruskan dalam pembahasan bersama Kementerian Pariwisata.

“Kami di Komisi VII DPR RI akan meneruskan aspirasi ini kepada Kementerian Pariwisata. Prinsipnya, setiap aspirasi masyarakat yang kami serap harus ada tindak lanjutnya dan kita kawal agar menghasilkan kebijakan yang benar-benar dirasakan manfaatnya,” jelasnya.

Pariwisata Berbasis Masyarakat

Rahmawati menilai Desa Wisata Nglanggeran menjadi salah satu contoh keberhasilan pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. Pengelolaan destinasi wisata dinilai mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi warga setempat.

Selain mendorong kunjungan wisatawan, keberadaan desa wisata juga membuka peluang usaha di berbagai sektor. Di antaranya UMKM, ekonomi kreatif, kuliner, kerajinan, homestay, transportasi, dan usaha pendukung lainnya.

“Kita ingin pariwisata tumbuh dari masyarakat, oleh masyarakat, dan manfaat ekonominya kembali sebesar-besarnya kepada masyarakat,” pungkas Rahmawati.

 

Berita Lainnya

Menkes Budi Gunadi Sadikin Sebut Kasus ISPA Turun Jadi 1.500 per Hari...

Jakarta – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan jumlah kasus harian infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di tujuh provinsi terdampak kebakaran hutan dan...

Politikus Gerindra Dukung Mekanisme In Rem dalam RUU Perampasan Aset

Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI sekaligus Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Partai Gerindra, Muhammad Rahul, mendukung penguatan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset agar...

3 Gunung Api Masih Siaga, BNPB Ingatkan Ancaman Erupsi hingga Lahar Hujan

Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas tiga gunung api di Indonesia yang masih berstatus Level III...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS