Pernyataan Yusril Dinilai Berpotensi Pecah Belah Profesi Advokat

JAKARTA – Advokat senior Erman Umar mengkritik keras pernyataan Menteri Koordinator Hukum dan HAM, Yusril Ihza Mahendra yang dianggap terlalu berpihak kepada salah satu organisasi advokat yakni Peradi.

Dimana saat itu Yusril menyebut bahwa Peradi diakui sebagai organisasi profesi advokat, sementara yang lainnya dianggap hanya sebagai organisasi masyarakat (Ormas).

Mantan Presiden KAI itu menganggap, apa yang disampaikan Yusril telah membuat kecewa dan sakit banyak penegak hukum.

“Pernyataan Yusril tidak mencerminkan sikap seorang negarawan dan berpotensi memecah belah profesi advokat. Pernyataan ini tidak hanya bertentangan dengan undang-undang, tetapi juga melukai hati masyarakat dan advokat di Indonesia,” kata Erman Umar dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Holopis.com, Sabtu (14/12).

Erman pun mendesak agar Yusril memberikan permintaan maaf secara terbuka dan menarik kembali ucapannya.

“Jika Menko tidak meralat ucapannya, lebih baik beliau mundur dari jabatannya,” tegasnya.

“Kami tidak akan tinggal diam. Ini adalah perjuangan demi menjaga martabat advokat di seluruh Indonesia,” sambungnya.

Berita Lainnya

1.361 Pejabat ATR/BPN Dilantik, Sekjen Dorong SDM Jadi Penggerak Transformasi

Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melakukan rotasi dan penataan jabatan sebagai bagian dari upaya memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kualitas...

Pemkot Palu Perkuat 9 Program Pertanahan Bersama ATR/BPN

Jakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Palu bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat koordinasi untuk mempercepat pelaksanaan sembilan program kerja sama...

Prabowo Targetkan 1.386 Kampung Nelayan dan 30 Ribu Koperasi Merah Putih

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus memperkuat ekonomi rakyat dari tingkat desa. Dalam Sidang Tahunan MPR dan...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS