Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menyelenggarakan program mudik gratis untuk Lebaran 2026. Tahun ini jumlah peserta meningkat, dengan lebih dari 30 ribu warga yang akan diberangkatkan menuju berbagai daerah tujuan.
Gubernur Pramono Anung mengatakan antusiasme masyarakat terhadap program tersebut cukup tinggi. Awalnya jumlah pemudik diperkirakan sekitar 26 ribu orang, namun setelah proses verifikasi, jumlah peserta yang disetujui mencapai 30.774 orang.
“Jumlah pemudiknya mengalami kenaikan. Yang awalnya hanya kita perkirakan 26.000, tetapi karena antusiasme yang tinggi, sekarang yang sudah terverifikasi dan kita setujui jumlahnya menjadi 30.774 pemudik,” kata Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Untuk mendukung program tersebut, jumlah armada bus juga ditambah. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyebutkan total bus yang disiapkan mencapai 709 unit, meningkat dari sebelumnya sekitar 660 bus.
“Jumlah bus sekarang menjadi 709 bus, dari sebelumnya sekitar 660-an,” ujar Syafrin.
Ia menjelaskan seluruh peserta yang akan diberangkatkan merupakan warga yang telah melalui proses verifikasi data. Karena itu, tidak ada lagi penambahan peserta baru maupun calon penumpang yang datang langsung pada hari keberangkatan.
“Yang sudah terverifikasi itu yang akan diberangkatkan. Jadi tidak ada lagi pengumuman karena keseluruhannya sudah didata dan sudah terverifikasi,” jelasnya.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat agar tidak datang ke lokasi keberangkatan apabila tidak terdaftar sebagai peserta. Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari penumpukan massa dan memastikan proses keberangkatan berjalan tertib.
Program mudik gratis yang digelar setiap tahun ini bertujuan membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman, sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi selama arus mudik Lebaran.
