JAKARTA – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya menjaga stabilitas jaringan internet nasional menjelang Ramadan dan Idulfitri tahun 2026.
Mengingat proyeksi lonjakan trafik internet yang diperkirakan meningkat hingga 20%–30%, APJII bersama para anggotanya yang terdiri dari sekitar 1.400 penyelenggara jasa internet (ISP) di seluruh Indonesia menegaskan kesiapan untuk mengoptimalkan kapasitas jaringan, serta memperkuat koordinasi antar penyelenggara layanan internet guna memastikan konektivitas tetap stabil selama periode peningkatan aktivitas digital masyarakat.
“Kami siap mengoptimalkan jaringan dan memperkuat koordinasi antar penyelenggara layanan internet,” tulis APJII dalam keterangan pers mereka, Selasa (10/3/2026).
Dalam menghadapi lonjakan trafik saat momentum mudik lebaran idulfitri 1447 H, APJII juga mendorong penguatan sinergi antara penyelenggara jasa internet, operator telekomunikasi, serta Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Kolaborasi tersebut dipandang penting untuk memastikan pengelolaan trafik internet berjalan optimal, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan layanan yang dapat terjadi selama meningkatnya penggunaan layanan digital oleh masyarakat pada momentum Ramadan dan Idulfitri.
Selain memastikan kesiapan infrastruktur jaringan, APJII juga menaruh perhatian terhadap aspek keamanan ruang digital, khususnya dalam mengantisipasi potensi peningkatan kejahatan siber seperti penipuan digital yang kerap meningkat pada periode Ramadan dan Lebaran.
“APJII mendorong para anggota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyalahgunaan jaringan serta memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan guna menjaga keamanan ekosistem digital nasional,” serunya.
Melalui jaringan anggota yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, APJII berkomitmen untuk terus mendorong langkah-langkah strategis seperti pemantauan trafik secara berkala, peningkatan kapasitas jaringan, serta penguatan koordinasi teknis antar penyelenggara layanan internet.
Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat memastikan masyarakat tetap memperoleh layanan internet yang cepat, stabil, dan andal selama menjalankan aktivitas komunikasi, transaksi digital, maupun layanan daring lainnya di bulan Ramadan dan Idulfitri.
Dengan komitmen tersebut, APJII menegaskan perannya sebagai salah satu pilar penting dalam ekosistem internet nasional yang tidak hanya berfokus pada penyediaan layanan konektivitas, tetapi juga turut berkontribusi dalam menjaga stabilitas ruang digital Indonesia. Sinergi antara APJII, Pemerintah, operator telekomunikasi, serta para pemangku kepentingan lainnya diharapkan mampu menciptakan ekosistem internet yang lebih tangguh, aman, dan mendukung kelancaran aktivitas digital masyarakat selama momentum Ramadan dan Lebaran tahun 2026.
“Kami ingin ikut memastikan akses internet masyarakat lancar sepanjang liburan lebaran nanti,” pungkas mereka.
