Mulai 2026, Sistem Rujukan Berjenjang JKN Dihapus: Pasien Bisa Langsung ke RS Kompeten

Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah menyiapkan perubahan besar dalam mekanisme rujukan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Mulai awal 2026, pola rujukan berjenjang yang selama ini banyak menjadi keluhan peserta akan ditiadakan dan digantikan dengan skema rujukan berbasis kompetensi melalui platform Satu Sehat Rujukan.

Langkah ini bertujuan mempercepat alur pelayanan serta memudahkan pasien BPJS Kesehatan mendapatkan rumah sakit yang sesuai kebutuhan medisnya. Direktur Pelayanan Klinis Kemenkes, Obrin Parulian, menjelaskan hal tersebut kepada media.

“Kita sudah menetapkan kriteria rujukannya. Dan nanti semua akan terbit KMK-nya di awal 2026. Di situ ketika dia memasukkan kriteria rujukan, memasukkan kode diagnostik prosedur dan tindakan, sistem tadi membaca dan dia akan mengirim kesehatan yang dibutuhkan,” ujar Obrin, Minggu 23 November 2025.

Ia menambahkan bahwa sistem baru ini akan terhubung langsung dengan layanan informasi puskesmas dan PKER BPJS.

“Sehingga nanti ketika layanan BPJS-nya bisa pakai sistem informasi puskesmas, interoperabilitas dengan PKER-nya BPJS, tapi ketika dia mau merujuk pasien, nanti dia masuk ke SATU SEHAT RUJUKAN. Tidak harus keluar dulu, keluar dari PKER,” jelasnya.

Tidak Mengubah Besaran Iuran BPJS

Kepala Pusat Pembiayaan Kesehatan Kemenkes, Ahmad Irsan Moeis, menegaskan bahwa perubahan sistem rujukan ini hanya berkaitan dengan skema pembayaran klaim rumah sakit. Ia memastikan bahwa kebijakan tersebut tidak berpengaruh pada iuran peserta BPJS.

Meski terdapat potensi peningkatan kecil pada nilai klaim BPJS Kesehatan kepada fasilitas kesehatan, yakni antara 0,64% hingga 1,69%, Kemenkes memastikan Dana Jaminan Sosial (DJS) tetap dalam kondisi aman.

Saat ini, implementasi rujukan berbasis kompetensi yang diatur dalam Permenkes 16 Tahun 2024 sedang diuji coba melalui pilot project. Sistem tersebut direncanakan berlaku penuh secara nasional mulai Januari 2026.

Berita Lainnya

Yusril Ajak Generasi Muda Pelajari Pemikiran Pendiri Bangsa

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengajak generasi muda untuk terus mempelajari dan mengembangkan pemikiran para pendiri...

Gerindra Sebut Mayoritas Masyarakat Masih Puas terhadap Kinerja Prabowo

Jakarta - Juru Bicara Partai Gerindra yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong menyatakan, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja...

Prabowo: Aspirasi Anak Desa Lewat TikTok pun Saya Tindaklanjuti

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan, pemerintah selalu terbuka terhadap berbagai aspirasi masyarakat, termasuk yang disampaikan melalui media sosial. Hal tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS