Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan, program magang nasional atau MagangHub tidak hanya bertujuan memberikan pengalaman kerja bagi lulusan baru. Tetapi juga membuka peluang bagi peserta untuk direkrut menjadi karyawan di perusahaan tempat mereka magang.
Menurut Yassierli, peserta magang yang menunjukkan kompetensi serta kinerja yang baik memiliki peluang besar untuk dilirik perusahaan. Ia menyebutkan, tidak sedikit perusahaan yang akhirnya merekrut peserta magang karena telah mengenal kemampuan mereka selama menjalani program tersebut.
“Karena bagi perusahaan, mencari kandidat itu tidak mudah. Jadi ketika Anda sudah hadir di sini 6 bulan, maka ngapain perusahaan cari yang lain kalau spesifikasinya memenuhi karena merekrut yang baru belum tentu juga dikenal baik, uji coba tau-tau tidak cocok dan itu mahal buat perusahaan,” katanya dikutip, Sabtu (7/3/2026).
Ia menjelaskan, program magang memberikan manfaat bagi kedua pihak. Bagi peserta, magang memberikan pengalaman kerja secara langsung di dunia industri, memperoleh sertifikat, uang saku, serta kesempatan membangun jaringan profesional. Sementara bagi perusahaan, program ini membantu mereka menjaring calon tenaga kerja potensial, sementara uang saku peserta ditanggung oleh pemerintah.
Menaker juga menilai magang di perusahaan strategis seperti PT Dirgantara Indonesia memberikan pengalaman yang lebih spesifik dan berharga. Berdasarkan hasil peninjauan, beberapa peserta magang bahkan sudah terlibat langsung dalam proses perakitan akhir pesawat.
“Ini menunjukkan sekali lagi apa yang kita harapkan bagaimana magang ini bisa memberikan pengalaman kepada fresh graduate lulusan perguruan tinggi mendapatkan berbagai macam pengalaman, dan alhamdulillah bisa terwujud,” ucap Menaker.
Ia pun mengingatkan para peserta agar memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal.
“Jangan sia-siakan kesempatan ini. Tunjukkan bahwa Anda mampu, tekun, dan berdedikasi. Pastikan setelah menyelesaikan enam bulan magang, Anda benar-benar siap memasuki dunia kerja,” pesannya.
Menaker juga menyampaikan apresiasi kepada perusahaan yang telah membuka peluang magang bagi lulusan perguruan tinggi, termasuk PT Dirgantara Indonesia. Ia berharap program tersebut dapat terus berkembang sehingga semakin banyak lulusan yang mendapatkan pengalaman kerja di dunia industri.
Direktur Produksi PT Dirgantara Indonesia, Dena Herdiana, turut menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menteri Ketenagakerjaan. Ia menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025, PTDI menerima 134 peserta magang yang terdiri dari 86 pria dan 48 perempuan dari berbagai latar belakang pendidikan dan keahlian.
Menurutnya, melalui program tersebut para peserta tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga memperluas wawasan industri serta membangun karakter profesional yang akan menjadi bekal penting dalam memasuki dunia kerja.
“Kami percaya sinergi antara dunia industri dan pemerintah merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing di tingkat global,” ujar Dena.
Salah satu peserta magang, Farhan, yang telah menjalani program tersebut selama tiga bulan mengaku memperoleh banyak pengalaman baru. Ia ditempatkan di bagian maintenance facility dan terlibat dalam berbagai kegiatan operasional.
“Selama menjalani magang, Saya terlibat dalam berbagai kegiatan perawatan fasilitas perusahaan, baik terjun langsung ke lapangan maupun mengerjakan dokumen pekerjaan di dalam ruangan. Saya banyak mempelajari hal-hal baru yang sebelumnya belum pernah dilakukan. Jadi program magang ini sangat bermanfaat,” katanya.





