Danantara Benahi Tata Kelola dan Fondasi Keuangan BUMN

Jakarta – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) mengkaji seluruh perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai bagian dari langkah penguatan tata kelola dan fundamental bisnis.

Managing Director Stakeholder Management Danantara Indonesia, Rohan Hafas, dalam keterangan resminya pada Kamis (5/3), mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari proses konsolidasi manajemen baru untuk memastikan pengelolaan aset negara berjalan secara transparan, bijak, dan berorientasi pada keberlanjutan jangka panjang.

“Sebagai manajemen baru dan pemegang mandat pengelolaan aset negara, Danantara Indonesia berkewajiban melakukan peninjauan menyeluruh terhadap kualitas aset, kebijakan akuntansi, serta disiplin tata kelola di seluruh portofolio. Governance reset ini adalah langkah penguatan fondasi agar neraca perusahaan mencerminkan kondisi yang aktual, prudent, dan kredibel,” ujar Rohan.

Melalui entitas holding operasionalnya, Danantara Asset Management, evaluasi dilakukan terhadap berbagai aspek perusahaan, mulai dari kebijakan akuntansi, kualitas dan pencatatan aset, hingga penguatan tata kelola dan manajemen risiko.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pengelolaan BUMN semakin solid, transparan, dan selaras dengan praktik pengelolaan perusahaan yang baik.

Menurut Rohan, dengan fondasi keuangan yang semakin kuat dan disiplin manajemen yang lebih baik, BUMN diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, memperbaiki margin operasional, serta menciptakan nilai ekonomi yang nyata bagi negara sebagai pemegang saham.

“Pertumbuhan yang sehat harus berbasis pada produktivitas dan kinerja operasional, sehingga kontribusinya terhadap penerimaan negara benar-benar terukur dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Rohan menambahkan, ke depan keberhasilan BUMN tidak hanya diukur dari besarnya angka dalam laporan keuangan, tetapi juga dari kemampuan perusahaan menghasilkan kinerja yang nyata. Termasuk laba yang sehat, arus kas yang kuat, serta kontribusi dividen yang berkelanjutan bagi negara.

Danantara menegaskan bahwa proses penguatan tata kelola dan fundamental perusahaan ini akan dilakukan secara bertahap dengan tetap menjaga stabilitas operasional dan kesinambungan bisnis di seluruh portofolio BUMN.

Berita Lainnya

MK Tolak Gugatan Warga Palangkaraya soal Anggaran Penanggulangan Bencana Karhutla

Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan uji materiil Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana yang diajukan empat warga Palangkaraya, Kalimantan Tengah,...

Wamentan Alim Dorong Ekspor Pangan Diperkuat, Kesejahteraan Petani Jadi Prioritas

Jakarta - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Alim Setiawan Slamet mendorong peningkatan ekspor pangan nasional yang dibarengi perbaikan kualitas produksi, pengembangan hilirisasi, serta pembenahan tata...

Rahayu Saraswati Ingatkan Pengusaha, Teknologi Baru Jangan Sampai Pangkas Lapangan Kerja

Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR Rahayu Saraswati S. Djojohadikusumo meminta para pelaku usaha mempertimbangkan dampak penerapan teknologi baru terhadap ketersediaan lapangan kerja....

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS