Mangkir 2 Kali, Kejagung Masih Kejar Riza Chalid yang Diduga Bersembunyi di Malaysia

Jakarta – Pengusaha minyak Mohammad Riza Chalid terus mengabaikan pemanggilan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung), baik saat masih berstatus saksi maupun setelah ditetapkan sebagai tersangka. Ketidakhadirannya memicu pertanyaan publik: mampukah Kejagung menyeret Riza ke meja hijau?

Sejak ditetapkan sebagai tersangka, Kejagung belum banyak membuka informasi ke publik, hanya menegaskan bahwa koordinasi tengah dilakukan dengan sejumlah pihak, terutama di luar negeri. Riza Chalid sendiri diduga tengah berada di Malaysia.

“Kita sudah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Yang jelas, untuk mendatangkan yang bersangkutan kita sudah, penyidik juga sudah mendeteksi keberadaan semuanya,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, Selasa (29/7/2025), di Jakarta Selatan.

Pemanggilan sebagai tersangka telah dilakukan dua kali. Surat kedua dilayangkan pada Senin, 28 Juli 2025, ke kediaman Riza di kawasan Jenggala II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Namun, ia tetap tak hadir tanpa memberikan penjelasan.

Desakan publik agar Kejagung segera menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) bahkan Red Notice makin menguat. Meski demikian, Kejagung tampak berhati-hati dan memilih menempuh langkah hukum secara bertahap.

“Kita tidak bisa ungkap semua, strategi penyidik,” kata Anang saat diminta keterangan lebih lanjut.

Untuk saat ini, Kejagung berkomitmen akan terus melayangkan surat pemanggilan terlebih dahulu. Jika Riza kembali tidak memenuhi panggilan ketiga, maka penerbitan DPO dan Red Notice kemungkinan besar akan dilakukan.

Meski menyebut sudah menjalin komunikasi dengan pihak terkait di luar negeri, termasuk Malaysia, Kejagung mengaku belum melibatkan aparat penegak hukum negara lain. Penelusuran keberadaan Riza masih dipegang penuh oleh penyidik di dalam negeri.

“Untuk saat ini belum (koordinasi ke aparat penegak hukum). Penyidik saja bergerak dulu. Yang jelas (komunikasi dengan) pihak-pihak terkait yang sangat ada kaitannya dalam upaya mengembalikan yang bersangkutan,” tutup Anang.

Riza Chalid menjadi sorotan dalam kasus dugaan korupsi terkait perdagangan minyak mentah, dan penanganan perkaranya kini terus dikawal publik, yang menanti kepastian hukum terhadap salah satu tokoh bisnis paling kontroversial itu.

Berita Lainnya

Kemarau Meluas, Kementerian PU Tangani 3.288 Lokasi dan Salurkan 48,9 Juta Liter...

Jakarta - Pemerintah memperkuat langkah antisipasi menghadapi kemarau dan kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Penanganan dilakukan dengan menyasar kebutuhan air untuk pertanian...

Sekolah Rakyat Ditegaskan Melengkapi Sekolah Negeri, Sasar Anak Keluarga Rentan

Jakarta - Kementerian Sosial (Kemensos) menegaskan program Sekolah Rakyat hadir untuk melengkapi sistem pendidikan nasional, terutama dalam memperluas akses bagi anak-anak dari keluarga kurang...

Prabowo Apresiasi Emas Pertama Indonesia di Asian Games 2026

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada kontingen Indonesia setelah tim bulu tangkis beregu putra mempersembahkan medali emas pertama bagi Merah Putih di...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS