KPK Periksa Dirut Wacoal Terkait Korupsi Mantan Kakanwil DJP Jakarta Khusus Haniv

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Direktur Utama PT Indonesia Wacoal, Suryadi Sasmita. Suyadi diperiksa terkait dengan kasus dugaan penerimaan gratifikasi yang menjerat mantan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Khusus, Muhamad Haniv.

Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto mengatakan, selain Suryadi ada dua orang lain. Keduanya, kata dia, pegawai negeri sipil (PNS) dan Yudios Syaftiar selaku Kepala Seksi Pengawasan I KPP Madya Jakarta Selatan periode 2021-2024, Suyanto.

“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK,” kata Tessa kepada wartawan melalui keterangan tertulisnya, Rabu, 5 Maret 2025.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan mantan Pejabat Ditjen Pajak Muhamad Haniv sebagai tersangka kasus dugaan dugaan penerimaan gratifikasi senilai Rp21.560.840.634. Hal dilakukan Haniv saat dirinya menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Khusus.

Dari nilai gratifikasi itu, Rp804 juta ditujukan untuk mensponsori fashion show merk pakaian pria milik anaknya yakni FH Pour Homme by Feby Haniv.

Selain itu, Haniv diduga menerima gratifikasi lain dalam bentuk valuta asing senilai Rp6.665.006.000 dan penempatan pada deposito BPR Rp14.088.834.634. Sehingga total penerimaan yang dilakukannya mencapai Rp21.560.840.634.

Meski sudah diumumkan sebagai tersangka, Haniv belum ditahan KPK. Saat ini KPK fokus mengumpulkan bukti dan pemeriksaan saksi-saksi sekaligus melakukan asset tracing atau pencarian aset dari hasil kejahatan yang dilakukan.

Berita Lainnya

Mau Lihat Karnaval HUT RI ke-81? Ini Rute dan Spot Terbaiknya

Jakarta - Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jakarta Pusat bakal semakin semarak dengan digelarnya karnaval pada 17 Agustus 2026. Masyarakat yang ingin menyaksikan...

8 Langkah Pemerintah Pulihkan NTT Usai Diguncang Gempa 7,7

Jakarta - Pemerintah menyiapkan delapan strategi untuk mempercepat penanganan dan pemulihan wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Pulau Flores...

27 Ton Logistik Dikirim ke NTT, 3.500 TNI-Polri Dikerahkan

Jakarta - Pemerintah terus mempercepat penanganan pascagempa yang melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan logistik dan ribuan personel gabungan dikerahkan untuk...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS