Kemiskinan Jakarta Turun, Pramono Ungkap Ekonomi Ibu Kota Kian Tangguh

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan kabar positif terkait kondisi ekonomi Jakarta. Ia mengungkapkan, jumlah penduduk miskin di Ibu Kota mengalami penurunan meski dunia tengah menghadapi tekanan geopolitik global.

Dalam konferensi pers mengenai kinerja APBD Triwulan I 2026 di Balai Kota, Pramono menjelaskan bahwa angka kemiskinan kini berada di kisaran 439,12 ribu orang atau sekitar 4,03 persen dari total penduduk.

“Jumlah penduduk miskin turun menjadi 439,12 ribu orang,” kata Pramono.

Penurunan tersebut juga diikuti membaiknya tingkat ketimpangan pendapatan. Rasio gini tercatat menurun dari 0,441 menjadi 0,423, menandakan kesenjangan antara kelompok kaya dan miskin semakin menyempit.

Selain itu, tingkat partisipasi angkatan kerja di Jakarta meningkat menjadi 65,47 persen. Jumlah penduduk yang bekerja pun bertambah menjadi 5,18 juta orang, atau naik sekitar 46,8 ribu dibanding sebelumnya.

“Ini perkembangan yang menggembirakan di awal tahun,” jelasnya.

Dari sisi stabilitas harga, inflasi Jakarta tercatat sebesar 3,37 persen secara tahunan (year on year), lebih rendah dibandingkan angka inflasi nasional yang mencapai 3,48 persen.

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Jakarta sepanjang 2025 mencapai 5,21 persen, sedikit lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11 persen. Hal ini menunjukkan daya tahan ekonomi Ibu Kota yang tetap kuat di tengah dinamika global.

Tak hanya itu, tingkat optimisme masyarakat juga meningkat. Pada Maret 2026, indeks keyakinan konsumen mencapai 145,5.

“Yang menggembirakan, pada Maret 2026 indeks keyakinan konsumen mencapai 145,5. Ini menunjukkan optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi Jakarta,” ungkap Pramono.

Berita Lainnya

Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Gantikan Purbaya

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, Senin, (14/9/2026). Suahasil dipercaya menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa dan...

Pengukuran Terjadwal Bikin Urus PBT Lebih Cepat

Jakarta – Layanan Pengukuran Terjadwal dinilai memberikan kepastian waktu bagi masyarakat dalam mengurus dokumen pertanahan, khususnya Peta Bidang Tanah (PBT). Proses yang sebelumnya dapat...

Komisi II DPR Kaji Usulan Perpanjangan Masa Jabatan Kades

Jakarta – Komisi II DPR RI membuka peluang untuk mengkaji usulan perpanjangan masa jabatan kepala desa (kades) yang sebelumnya disampaikan kepada pimpinan DPR. Pembahasan...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS