Jakarta – Ketua DPD Partai Gerindra Banten, Andra Soni, melakukan penyegaran struktur kepengurusan partai sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029. Langkah ini disebut sebagai agenda rutin sekaligus strategi memperkuat soliditas organisasi.
Andra Soni menjelaskan, restrukturisasi bukan semata-mata didorong kepentingan elektoral, melainkan mekanisme berkala dalam setiap periode kepengurusan.
“Setiap tahun, setiap periode kami melakukan restrukturisasi di kepengurusan. Ini dilakukan karena beberapa hal, pertama ada anggota yang mendapatkan tugas atau memilih tugas lain, kedua ada anggota yang meninggal dunia, sehingga harus direstrukturisasi,” kata Andra Soni.
Ia menegaskan, sebagai partai gerakan, Gerindra wajib menjaga kekompakan internal melalui koordinasi dan konsolidasi berkelanjutan. Menurutnya, kekuatan organisasi menjadi kunci untuk menyukseskan agenda kepemimpinan nasional.
“Sebagai partai gerakan kami akan terus berkoordinasi dan berkonsolidasi dengan kader. Kita punya tugas menyukseskan kepemimpinan Presiden Prabowo, sehingga wajib menjaga kekompakan supaya kita terus bergerak dan berdampak pada masyarakat,” ujarnya.
Andra yang juga Gubernur Banten ini menyinggung peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Gerindra yang selama ini dirayakan secara sederhana. Ia menyebut, kesederhanaan itu sejalan dengan fokus partai pada kerja nyata untuk masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut memaparkan dukungan Gerindra terhadap sejumlah program pemerintah pusat, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di Banten, kata dia, program tersebut telah menjangkau jutaan penerima manfaat.
“Program MBG saat ini sudah dinikmati oleh lebih dari 2,5 juta anak,” kata Andra Soni.
Ia menambahkan, berdasarkan laporan Badan Gizi Nasional (BGN) Banten, program itu akan terus diperluas dengan target 1.117 dapur MBG yang melayani sekitar 3,5 juta penerima manfaat.
“Setiap dapur itu kurang lebih melibatkan 47 orang. Kalau dikalikan dengan 1.117 dapur, ini juga berdampak pada penciptaan lapangan kerja,” jelasnya.
Selain sektor kesehatan dan gizi, Andra menyampaikan bahwa Banten juga menjadi salah satu daerah prioritas penerima Bantuan Presiden untuk rehabilitasi sekolah.
“Diproyeksikan tahun ini ada sekitar 1.000 sekolah di Provinsi Banten yang akan mendapatkan bantuan presiden. Untuk seluruh Indonesia sekitar 60.000-an sekolah,” ungkapnya.
Ia menekankan, realisasi bantuan tersebut tetap bergantung pada kesiapan pemerintah daerah dalam mengusulkan kebutuhan secara administratif.
Melalui pembenahan struktur organisasi dan dukungan terhadap program pemerintah, Andra berharap Gerindra Banten semakin solid dan mampu meningkatkan kontribusi bagi masyarakat menjelang kontestasi politik mendatang.
Sementara itu, Ketua Pelaksana HUT ke-18 Partai Gerindra, Turidi Susanto, menyampaikan rangkaian peringatan telah dimulai sejak 1 Februari 2026. Sejumlah kegiatan sosial digelar oleh DPC Gerindra se-Banten, mulai dari bedah rumah, pemeriksaan kesehatan gratis, senam bersama, gerakan bersih lingkungan, hingga santunan anak yatim.
“Selain itu, khusus DPD Gerindra Banten dilaksanakan pembentukan pos kesehatan Merah Putih, rencananya 14 Februari akan launching 5 pos kesehatan Merah Putih di Banten,” ujarnya.
