Jakarta – Penunjukan Provinsi Banten sebagai tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) 2026 diyakini membawa dampak berantai bagi berbagai sektor. Gubernur Banten Andra Soni menilai ajang nasional ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum strategis yang menggerakkan ekonomi dan memperkuat citra daerah.
Menurutnya, dampak awal sudah terlihat, terutama di sektor pariwisata. Kehadiran ribuan insan pers dari berbagai wilayah membuat tingkat hunian hotel di Kota Serang melonjak signifikan.
“Yang pasti sektor pariwisata, karena kami dihadiri oleh ribuan orang dan ini terkonfirmasi hotel-hotel di Kota Serang itu penuh, dan UMKM juga menerima manfaat kegiatan ini,” ujar Andra Soni, Jumat, 6 Februari 2026.
Tak hanya hotel yang merasakan efeknya, pelaku UMKM pun ikut terdongkrak lewat aktivitas konsumsi dan berbagai rangkaian kegiatan HPN. Ia optimistis, dampak ekonomi tersebut bisa berkembang menjadi efek jangka panjang, termasuk pada sektor investasi dan promosi daerah.
Bagi Andra, HPN 2026 menjadi kebanggaan tersendiri bagi Banten. Ajang ini dinilai sebagai ruang strategis untuk memperkenalkan potensi daerah ke tingkat nasional melalui jejaring insan pers.
“Ini sebuah kebanggaan bagi kami. HPN adalah event nasional dengan peserta insan pers, yang tentu memiliki dampak besar dalam menyebarkan informasi positif tentang Banten,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa pers merupakan mitra penting dalam pembangunan daerah. Peran media dinilai mampu memperkuat reputasi dan membangun kepercayaan publik terhadap kemajuan Banten.
“Terima kasih telah menjadikan Banten sebagai tuan rumah. Pers adalah mitra pembangunan daerah,” jelasnya.
Dalam rangkaian HPN 2026, Pemprov Banten turut menggelar sejumlah kegiatan sosial, salah satunya Gerakan Kota ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Kegiatan ini melibatkan insan pers dan masyarakat dalam aksi bersih-bersih lingkungan sebagai simbol kepedulian bersama.
“Banyak rangkaian kegiatan yang disiapkan, termasuk kegiatan sosial seperti bersih-bersih bersama insan pers,” imbuhnya.
Andra pun mengajak seluruh masyarakat Banten berperan aktif menyukseskan HPN dengan menjadi tuan rumah yang ramah dan terbuka bagi para tamu dari berbagai daerah.
“Kami ingin seluruh masyarakat Banten menjadi tuan rumah yang baik. Kita ingin menerima tamu dengan ramah, membuat mereka nyaman, dan membawa kesan positif tentang Banten,” katanya.
Ke depan, Banten tak berhenti di HPN. Pemerintah daerah juga mendorong lebih banyak event nasional digelar di wilayahnya, bahkan berencana mengajukan diri sebagai tuan rumah PON XXIII tahun 2032 bersama Provinsi Lampung.
“Banten punya potensi luar biasa. Kita ingin Banten dilihat dari sudut pandang yang berbeda, sebagai daerah yang aman, ramah, dan memiliki hospitality yang baik,” pungkasnya.
