Hasto: Penentuan Ambang Batas Parlemen Ditetapkan Lewat Dialog dan Kajian

Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyatakan, penentuan angka ideal ambang batas parlemen (parliamentary threshold) akan ditetapkan melalui proses dialog antarpartai politik serta kajian yang komprehensif.

“Berapa angka yang ideal, itu akan dibangun melalui proses politik dan kajian-kajian, mengingat era reformasi telah menghasilkan beberapa kali pemilu sehingga preferensi rakyat terhadap partai politik seharusnya semakin solid,” kata Hasto di Jakarta, Minggu (3/5/2026).

Ia menjelaskan bahwa setiap partai memiliki kepentingan berbeda terkait besaran ambang batas yang diusulkan. Oleh karena itu, penentuannya perlu mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk dinamika demokrasi pascareformasi.

Menurut Hasto, sejak berakhirnya pemerintahan Soeharto, Indonesia memasuki era demokratisasi yang ditandai dengan pelaksanaan pemilu secara berkala sebagai mekanisme regenerasi kepemimpinan nasional.

“Pada awal reformasi, partai politik diberikan ruang luas untuk berkembang, sehingga pemilu pertama diikuti oleh 48 partai politik,” ujarnya.

Namun demikian, dalam sistem pemerintahan presidensial, efektivitas penyelenggaraan negara juga menjadi pertimbangan penting. Karena itu, ambang batas parlemen dipandang sebagai instrumen demokrasi yang ditentukan oleh pilihan rakyat, bukan oleh kekuasaan semata.

Ia menambahkan, mekanisme ini berfungsi untuk menyaring partai politik yang berhak mengirimkan wakilnya ke parlemen, sekaligus mendorong konsolidasi jumlah partai agar sistem pemerintahan berjalan lebih efektif.

Seiring waktu, ambang batas tersebut terus mengalami penyesuaian guna memperkuat sistem politik dan meningkatkan stabilitas pemerintahan.

Terkait besaran angka ideal ke depan, Hasto menegaskan hal itu masih akan dibahas lebih lanjut melalui proses politik dan kajian mendalam dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Pemilu.

“PDI Perjuangan berdialog dengan partai-partai lain, termasuk partai nonparlemen yang juga memiliki hak atas eksistensinya,” katanya.

Ia berharap, melalui dialog tersebut dapat dicapai kesepakatan bersama mengenai besaran ambang batas parlemen yang dianggap paling tepat.

Berita Lainnya

Kemarau Meluas, Kementerian PU Tangani 3.288 Lokasi dan Salurkan 48,9 Juta Liter...

Jakarta - Pemerintah memperkuat langkah antisipasi menghadapi kemarau dan kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Penanganan dilakukan dengan menyasar kebutuhan air untuk pertanian...

Sekolah Rakyat Ditegaskan Melengkapi Sekolah Negeri, Sasar Anak Keluarga Rentan

Jakarta - Kementerian Sosial (Kemensos) menegaskan program Sekolah Rakyat hadir untuk melengkapi sistem pendidikan nasional, terutama dalam memperluas akses bagi anak-anak dari keluarga kurang...

Prabowo Apresiasi Emas Pertama Indonesia di Asian Games 2026

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada kontingen Indonesia setelah tim bulu tangkis beregu putra mempersembahkan medali emas pertama bagi Merah Putih di...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS