DPR Nilai Diskon Tarif Transportasi Bisa Dongkrak Ekonomi dan UMKM

Jakarta – Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras menilai kebijakan diskon tarif transportasi yang masuk dalam paket stimulus ekonomi semester II tahun 2026 berpotensi memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, termasuk mendorong aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurut Andi, program yang digulirkan pemerintah tersebut bukan sekadar memberikan keringanan biaya perjalanan, tetapi juga menjadi instrumen untuk memperluas mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat pemerataan aktivitas ekonomi di berbagai daerah.

“Pendekatan atas arahan langsung Pak Prabowo ini membuktikan Pemerintah berupaya memastikan stabilitas ekonomi nasional,” kata Andi di Jakarta dikutip, Jumat (26/6/2026).

Ia menjelaskan, paket stimulus ekonomi dengan total anggaran Rp26,34 triliun itu akan mulai disalurkan secara bertahap pada Juli 2026. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat konsumsi rumah tangga sebagai salah satu penopang pertumbuhan ekonomi.

“Program ini mencerminkan upaya Pemerintah menjaga konsumsi rumah tangga sebagai salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

Andi menilai manfaat kebijakan diskon tarif transportasi tidak hanya dirasakan oleh masyarakat yang bepergian. Meningkatnya mobilitas juga diyakini akan memberikan efek berganda terhadap sektor ekonomi lainnya, terutama usaha-usaha lokal yang bergantung pada arus kunjungan masyarakat.

Menurutnya, semakin mudah masyarakat melakukan perjalanan, semakin besar pula peluang perputaran ekonomi di berbagai wilayah, termasuk bagi pelaku UMKM yang mengandalkan aktivitas wisata maupun perdagangan.

Karena itu, ia menilai efektivitas program tersebut perlu diukur dari sejauh mana manfaatnya mampu menjangkau masyarakat secara luas sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

“Momentum ini juga perlu dimanfaatkan untuk mengevaluasi biaya logistik dan transportasi nasional agar efisiensi yang tercipta tidak hanya bersifat sementara pada masa stimulus, tetapi dapat berlanjut menjadi peningkatan konektivitas yang lebih berkelanjutan,” katanya.

Berita Lainnya

Kemarau Meluas, Kementerian PU Tangani 3.288 Lokasi dan Salurkan 48,9 Juta Liter...

Jakarta - Pemerintah memperkuat langkah antisipasi menghadapi kemarau dan kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Penanganan dilakukan dengan menyasar kebutuhan air untuk pertanian...

Sekolah Rakyat Ditegaskan Melengkapi Sekolah Negeri, Sasar Anak Keluarga Rentan

Jakarta - Kementerian Sosial (Kemensos) menegaskan program Sekolah Rakyat hadir untuk melengkapi sistem pendidikan nasional, terutama dalam memperluas akses bagi anak-anak dari keluarga kurang...

Prabowo Apresiasi Emas Pertama Indonesia di Asian Games 2026

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada kontingen Indonesia setelah tim bulu tangkis beregu putra mempersembahkan medali emas pertama bagi Merah Putih di...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS