Di Tengah Ketidakpastian Global, Gubernur Pramono Serukan Keteduhan dan Stabilitas Jakarta

Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kondusivitas dan stabilitas Jakarta di tengah dinamika global yang sedang terjadi. Seruan tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyusul kabar serangan terhadap Iran yang dinilai dapat berdampak pada situasi ekonomi global.

“Pasti kondisi dunia sedang tidak baik-baik saja. Mari kita bersama-sama menjaga Jakarta. Ini menjadi tugas kita bersama. Saya betul-betul berharap keteduhan, kenyamanan, keselamatan, kegembiraan, dan kebahagiaan warga Jakarta perlu kita jaga bersama,” ujar Gubernur Pramono saat menghadiri Kegiatan Safari Ramadan 1447 H bersama Ulama dan Umara se-DKI Jakarta di Pondok Pesantren Al Hamid Putra, Cilangkap, Cipayung, Jakarta

Menurut Gubernur Pramono, konflik yang terjadi berpotensi memengaruhi stabilitas harga barang, termasuk kebutuhan pokok. Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta terus memantau perkembangan situasi global dan melakukan langkah antisipatif guna menjaga stabilitas ekonomi daerah, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Ia juga menegaskan, soliditas antara pemerintah, ulama, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam menjaga ketenangan Ibu Kota di tengah ketidakpastian global.

“Situasi global tentu bisa berdampak pada kenaikan harga barang. Karena itu, kami akan terus memantau perkembangan dan memastikan Jakarta tetap stabil,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Pramono juga menyinggung rangkaian kegiatan Jakarta Ramadan Festival yang telah dimulai dan akan berlangsung hingga 31 Maret mendatang.

“Saya telah membuka Jakarta Ramadan Festival di Bundaran HI. Untuk pertama kalinya, 1.300 rebana bersama-sama melantunkan lagu-lagu syiar Islam. Berbagai kegiatan telah dicanangkan dan terus berlanjut hingga Lebaran dengan tema ‘Mudik ke Jakarta’,” ujarnya.

Melalui tema tersebut, Pemprov DKI Jakarta menghadirkan sejumlah program untuk mendorong perputaran ekonomi sekaligus memberikan kenyamanan bagi warga selama Ramadan dan Idul Fitri. Salah satunya pemberian insentif pajak bagi pelaku usaha agar dapat berpartisipasi dalam program diskon belanja di Jakarta.

Selain itu, pada perayaan Idul Fitri mendatang, Pemprov DKI Jakarta akan menggratiskan layanan transportasi umum, meliputi Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu mobilitas warga sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas selama masa libur Lebaran.

Berita Lainnya

Menkes Budi Gunadi Sadikin Sebut Kasus ISPA Turun Jadi 1.500 per Hari...

Jakarta – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan jumlah kasus harian infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di tujuh provinsi terdampak kebakaran hutan dan...

Politikus Gerindra Dukung Mekanisme In Rem dalam RUU Perampasan Aset

Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI sekaligus Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Partai Gerindra, Muhammad Rahul, mendukung penguatan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset agar...

3 Gunung Api Masih Siaga, BNPB Ingatkan Ancaman Erupsi hingga Lahar Hujan

Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas tiga gunung api di Indonesia yang masih berstatus Level III...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS