Danantara Siapkan Konsolidasi BUMN Galangan Kapal

Jakarta — Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Dony Oskaria mengatakan pihaknya tengah menyiapkan konsolidasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) galangan kapal guna memperkuat kapasitas industri perkapalan nasional, khususnya produksi kapal tangkap bagi nelayan.

Menurut Dony, proses konsolidasi tersebut akan dipimpin oleh perusahaan galangan kapal nasional PT PAL Indonesia dan ditargetkan rampung pada paruh pertama tahun ini.

“Konsolidasinya saya pastikan bahwa tahun ini selesai, dan mungkin semester satu sudah selesai untuk konsolidasi galangan kapal kita,” ujar Dony ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (12/2).

Ia menjelaskan, langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi galangan kapal nasional, tetapi juga membuka lapangan kerja baru. Permintaan terhadap kapal produksi dalam negeri diproyeksikan meningkat seiring fokus pemerintah dalam pemberdayaan sektor nelayan.

“Ini akan banyak membuka lapangan pekerjaan baru bagi teman-teman kita, saudara-saudara kita yang baru lulus di Teknik Perkapalan dan lain sebagainya,” ujar dia.

Dony menambahkan, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pengelolaan BUMN untuk memperkuat peran negara dalam mendorong ekonomi kerakyatan. Selain itu, penguatan industri galangan kapal juga diharapkan mampu mendukung pengembangan sektor perikanan dari hulu hingga hilir.

“Dengan ini, kita mengoptimalkan dan melakukan pembaruan terhadap kemampuan negara kita sendiri dalam mengelola hasil laut kita. Itu akan banyak sekali manfaat ekonominya ke depan,” ujar dia.

Berita Lainnya

Sertipikat Tanah Gratis untuk MBR, Program Baru Pemerintah Mulai Jalan

Jakarta - Kabar baik datang bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Pemerintah mulai menjalankan program sertipikasi tanah gratis sebagai bagian dari upaya mempercepat penyediaan hunian...

Desil DTSEN Sering Disalahpahami, Ternyata Bukan Patokan Langsung Ekonomi Keluarga

Jakarta - Istilah desil kini semakin sering terdengar dalam berbagai program pemerintah, terutama setelah Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) digunakan sebagai salah...

Prabowo Tegas soal Karhutla: Pelaku Pembakaran Terancam Ditindak, Izin Korporasi Bisa Dicabut

Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto meminta penegakan hukum dilakukan secara tegas terhadap pihak yang terbukti sengaja menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Arahan tersebut...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS