Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) brencana terbang ke Arab Saudi untuk mendalami masalah korupsi di Kementeriag Agama. Plt Deputi Penindakan KPK dan Eksekusi Asep Guntur Rahayu mengatakan bahwa yang didalami adalah terkaitkourpsi kuota haji 2024.
KPK nantinya akan melakukan pengecekan ketersediaan tempat hingga akomodasi dengan adanya tambahan kuota haji untuk Indonesia.
“Diperkaranya kuota haji ini mudah-mudahan kita bisa lebih cepat menanganinya. Karena ada rencana juga kita harus mengecek ke lokasi (Arab Saudi),” ujarnya di Gedung KPK, kemarin, kepada wartawan.
Selain itu juga terkait adanya tambahan sebanyak 20 ribu. “Jadi tambahan 20 ribu dan yang 10 ribu untuk haji regular dibagi seperti itu, kemudian 10ribu haji khusus, itu ketersediaan tempat dan kemudian juga akomodasi dan lain-lainnya apakah mencukupi atau tidak, dan ini akan kita lakukan pengecekan,” ungkapnya.
Sebagai informasi. ada asumsi yang menyebutkan bahwa pembagian kuota 10,000 untuk haji reguyler dan 10.000 untuk haji khususkarena keterbatasan lahan di Mina untuk Jemaah regular. “Ya.. satu-satunya untuk membuktikannya kita akan lakukan pengecekan,” tukasnya.
