Cak Sebut Perusahaan Wajib Lindungi Pekerja Lewat Jaminan Sosial Usai Tragedi KRL–Argo Bromo

Jakarta – Pemerintah kembali menekankan urgensi perlindungan sosial bagi para pekerja di Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, A. Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, meminta seluruh perusahaan memastikan karyawan mereka terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Dorongan ini menguat seiring meningkatnya risiko yang dihadapi pekerja, termasuk saat perjalanan menuju tempat kerja. Menurutnya, perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan bukan hanya kewajiban administratif, tetapi juga bentuk tanggung jawab moral perusahaan terhadap tenaga kerja.

“Saya mengimbau perusahaan untuk terus memperkuat perlindungan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan sebagai komitmen bersama,” ujar Cak Imin saat kunjungan di Bekasi, Jumat (1/5/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul insiden kecelakaan antara Kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang menewaskan sejumlah korban. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa risiko bisa terjadi kapan saja, termasuk di luar lingkungan kerja.

Dalam kesempatan itu, Cak Imin menyerahkan santunan kepada keluarga salah satu korban, seorang pekerja media yang telah menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan selama lebih dari 10 tahun. Total manfaat yang diterima ahli waris mencapai lebih dari Rp340 juta, mencakup santunan kecelakaan kerja, biaya pemakaman, hingga jaminan hari tua dan pensiun.

Pemerintah memastikan seluruh hak korban disalurkan langsung kepada keluarga. Hal ini sekaligus menegaskan pentingnya kepesertaan aktif dalam sistem jaminan sosial nasional.

Cak Imin kembali menegaskan bahwa setiap pekerja memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi, sehingga perlindungan sosial tidak boleh diabaikan oleh perusahaan mana pun.

Ia juga mengapresiasi perusahaan yang telah patuh mendaftarkan pekerjanya dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Pemerintah berharap tingkat kepatuhan ini terus meningkat guna menciptakan rasa aman bagi seluruh tenaga kerja di Indonesia.

Di akhir pernyataannya, menteri asal PKB ini menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban serta berharap mereka diberi kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.

Berita Lainnya

Menteri Nusron Tekankan Keseimbangan Perencanaan hingga SDM dalam Penanggulangan Bencana

Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menghadiri Rapat Kerja Lembaga Advokasi dan Koordinasi Penanggulangan Bencana Majelis Ulama...

Kabar Duka dari Tanah Suci, 2 Jemaah Haji Wafat di Madinah, Total...

Jakarta – Kabar duka datang dari Tanah Suci. Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melaporkan dua jemaah haji Indonesia wafat di Madinah, sehingga total...

Presiden Prabowo Tak Beri Ruang Bagi Pengusaha Licik di Momen May Day!

Ditulis: Muda Saleh / Staf Khusus Menteri ATR/BPN Keputusan Presiden Prabowo Subianto menurunkan pajak pengendara Ojek Online (Ojol) dari 20 persen menjadi 8 persen mendapat...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS