Anggota Kadin Diduga Malak Proyek, Ini Kata Anindya Bakrie

Jakarta – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Anindya Novan Bakrie angkat bicara perihal sejumlah pihak dari Kadin melakukan pemerasan ata proyek pembangunan pabrik Kimia Chlor Alkali-Ethylene Dichloride (CA-EDC). Diketahui pabrik tersebut milik PT Chandra Asri Petrochemical Tbk.

Bahkan kasus ini menjadi sorotan public social media X, dan diunggah oleh salah seorang netizen dari akun @Nenk****.

Ketua Umum Kadin Anindya mengatakan, bahwa pihaknya telah membentuk tim verifikasi untuk menampung keluhan masyarakat Cilegon. “Hari rabu (besok) saya akan datang dengan Kadin Bersama gubernur Banten, Bersama BKPM dan juga penegak hukum,” ujarnya di Jakarta, kemarin.

Adapun terkait masalah ini kata Anindya, Kadin pusat akan bekerjasama engan Kadin daerah untuk mengawal masalah tersebut. “Jadi kalau ada hal-hal seperti itu, itu lebih ke arah oknum dan itu levelnya kan kabupaten/kota sehingga kita akan bekerjasama dengan provinsi. Dan Kadin Indonesia juga mengerahkan wakil ketua umum hukum dan organisasi untuk benar-benar kita menindaklanjuti dan menyikapi secara bijak dan cepat,” tutupnya.

Sebelumnya diketahui, proyek pembangunan pabrik kimia chlor alkali-ethylene dichloride (CA-EDC) Tbk ramai disorot usai terjadinya dugaan pemerasan dari organisasi masyarakat (ormas) hingga pelaku usaha setempat. Sementara diduga sejumlah knum dari Kadin diduga ikut terlibat.

Berita Lainnya

Wamen ATR Ossy Dermawan Hadiri HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Jakarta - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN) Ossy Dermawan menghadiri upacara peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional...

Prabowo Tegaskan Sikap Pemerintah Hadapi Perlawanan Penertiban Hutan

Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto menyebut upaya penertiban kawasan hutan menghadapi tantangan yang tidak ringan. Ia mengingatkan bahwa ancaman dan tekanan dapat muncul...

Cegah Penjarahan Liar, Prabowo Bakal Tambah Polisi Hutan Jadi 70 Ribu Personel

Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan pemerintah siap menambah jumlah polisi hutan secara signifikan hingga 70.000 orang untuk memperkuat pengawasan dan perlindungan kawasan...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS