Anggota Kadin Diduga Malak Proyek, Ini Kata Anindya Bakrie

Jakarta – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Anindya Novan Bakrie angkat bicara perihal sejumlah pihak dari Kadin melakukan pemerasan ata proyek pembangunan pabrik Kimia Chlor Alkali-Ethylene Dichloride (CA-EDC). Diketahui pabrik tersebut milik PT Chandra Asri Petrochemical Tbk.

Bahkan kasus ini menjadi sorotan public social media X, dan diunggah oleh salah seorang netizen dari akun @Nenk****.

Ketua Umum Kadin Anindya mengatakan, bahwa pihaknya telah membentuk tim verifikasi untuk menampung keluhan masyarakat Cilegon. “Hari rabu (besok) saya akan datang dengan Kadin Bersama gubernur Banten, Bersama BKPM dan juga penegak hukum,” ujarnya di Jakarta, kemarin.

Adapun terkait masalah ini kata Anindya, Kadin pusat akan bekerjasama engan Kadin daerah untuk mengawal masalah tersebut. “Jadi kalau ada hal-hal seperti itu, itu lebih ke arah oknum dan itu levelnya kan kabupaten/kota sehingga kita akan bekerjasama dengan provinsi. Dan Kadin Indonesia juga mengerahkan wakil ketua umum hukum dan organisasi untuk benar-benar kita menindaklanjuti dan menyikapi secara bijak dan cepat,” tutupnya.

Sebelumnya diketahui, proyek pembangunan pabrik kimia chlor alkali-ethylene dichloride (CA-EDC) Tbk ramai disorot usai terjadinya dugaan pemerasan dari organisasi masyarakat (ormas) hingga pelaku usaha setempat. Sementara diduga sejumlah knum dari Kadin diduga ikut terlibat.

Berita Lainnya

Prabowo Akan Hadiri Paripurna DPR Perdana untuk Sampaikan Kerangka Ekonomi RAPBN

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri rapat paripurna DPR untuk pertama kalinya pada 20 Mei 2026. Dalam agenda tersebut, Prabowo akan memaparkan Kerangka...

Wamendagri Dorong Papua Pegunungan Segera Susun Perdasi Penanganan Konflik Adat

Jakarta - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan untuk segera menyusun Peraturan Daerah Provinsi (Perdasi) sebagai dasar...

Eks Pimpinan KPK Soroti Hitung-hitungan Kerugian Negara: Jangan Ngarang Angka!

Jakarta - Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi periode 2019–2024, Alexander Marwata, mengusulkan agar pemerintah menyusun Standar Audit Penghitungan Kerugian Negara dalam proses penegakan...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS