Dasco Janji RUU Perampasan Aset Rampung Desember, Anggota Komisi VI DPR: Paling Komit

Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memastikan parlemen menargetkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dapat dituntaskan dan disahkan selambat-lambatnya 15 Desember 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Dasco ketika menerima audiensi pimpinan DPR bersama Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Kamis (27/8/2026).

Anggota Komisi VI DPR RI Kawendra Lukistian menilai pernyataan Dasco mengenai target penyelesaian RUU tersebut merupakan bentuk keseriusan, bukan sekadar janji politik.

“Beliau (Dasco) orang yang paling komit. Kalau sudah menyampaikan komitmen, beliau akan berusaha memastikan itu berjalan dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Kawendra dalam keterangan terpisah, Jumat (28/8/26).

Menurut Kawendra, keberanian Dasco menetapkan tenggat waktu secara spesifik menunjukkan adanya kesungguhan untuk mengawal pembahasan regulasi tersebut. Namun, ia mengingatkan bahwa kecepatan pembahasan tidak boleh mengorbankan kualitas aturan yang dihasilkan.

Ia juga menilai proses penyusunan RUU Perampasan Aset harus tetap membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memberikan masukan.

“Yang paling penting bukan hanya target waktunya, tetapi bagaimana undang-undang ini nantinya benar-benar kuat, adil, dan bisa menjadi instrumen yang efektif untuk mengembalikan aset negara yang berasal dari tindak pidana,” katanya.

Sebelumnya, Dasco telah menyatakan DPR akan berupaya menuntaskan sekaligus mengesahkan RUU Perampasan Aset paling lambat pada 15 Desember 2026.

Keseriusan tersebut kemudian dituangkan melalui dokumen pernyataan komitmen yang ditandatangani pimpinan DPR. Dalam dokumen itu, pimpinan DPR bahkan menyatakan kesediaannya meletakkan jabatan apabila target penyelesaian RUU Perampasan Aset tidak terpenuhi.

Bagi Kawendra, langkah tersebut memperlihatkan bahwa DPR merespons aspirasi publik mengenai perlunya memperkuat pemberantasan korupsi sekaligus mempercepat upaya mengembalikan aset negara yang berasal dari tindak pidana.

“Ini bentuk keberanian mengambil tanggung jawab. Masyarakat tentu ingin melihat hasil konkretnya. Karena itu, komitmen yang sudah disampaikan harus kita kawal bersama,” ujar Kawendra.

Berita Lainnya

Menteri ESDM Perintahkan Armada Distribusi BBM ke Bali Ditambah

Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menginstruksikan PT Pertamina (Persero) agar menambah armada kapal pengangkut bahan bakar minyak (BBM)...

Harta Kekayaan 4 Pejabat yang Dilantik Prabowo, Sriyanto Tertinggi Rp7,17 Miliar

Jakarta - Empat pejabat yang dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (15/10/2026) memiliki harta kekayaan yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan nilai...

Prabowo Lantik 9 Pejabat Negara dan TNI, Ini Daftar Nama serta Jabatan...

Jakarta– Presiden Prabowo Subianto melantik sembilan pejabat baru dari kalangan kementerian, lembaga negara, dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS