Kejar Semua Pihak Terlibat MBG, Kejagung Minta Semua Buka Mulut

Jakarta – Kejaksaan Agung meminta seluruh pihak yang namanya tercantum dalam berita acara pemeriksaan (BAP) tersangka Sony Sonjaya dan telah dimintai keterangan dalam perkara dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menyampaikan fakta yang sebenarnya, termasuk mengungkap pihak-pihak yang diduga ikut terlibat dalam perkara tersebut.

Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Febrie Adriansyah mengatakan pihaknya menghormati seluruh keterangan yang telah disampaikan para saksi maupun tersangka dalam proses pemeriksaan, termasuk pengakuan yang dituangkan Sony Sonjaya dalam BAP.

“Yang disebut oleh Pak Soni dalam BAP, kita menghargai dan kita berharap bahwa masing-masing yang terperiksa dapat membuka semua, baik mengenai perbuatan yang sebenarnya terjadi maupun pihak-pihak yang terlibat,” kata Febrie di kantor Bakom, Rabu (24/62026).

Menurutnya, keterbukaan dari seluruh pihak yang telah diperiksa menjadi hal penting untuk membantu penyidik mengungkap secara menyeluruh dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan Program MBG.

Febrie menegaskan penyidik tidak hanya akan mendalami keterangan dari Sony Sonjaya, tetapi juga informasi yang diperoleh dari pihak-pihak lain yang telah diperiksa dalam perkara tersebut.

“Kita berharap dan kita sangat menghargai tidak saja Pak Soni, tetapi orang yang diperiksa di perkara MBG mengenai apa yang terjadi, perbuatan korupsi di semua proses manajemen MBG yang selama ini dilakukan maupun orang-orang yang terlibat. Dan pasti akan kita dalami,” ujarnya.

Ia menilai pengungkapan kasus tersebut penting dilakukan karena Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program strategis yang harus dijaga agar pelaksanaannya berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kita melihat bahwa program ini menjadi program yang sangat penting dan harus dikawal bersama agar tujuannya dapat tercapai dengan baik,” katanya.

Selain melakukan proses penegakan hukum, Kejaksaan Agung juga mendorong adanya pembenahan tata kelola Program MBG agar pelaksanaannya semakin transparan dan akuntabel. Menurut Febrie, perbaikan sistem pengelolaan diperlukan agar masyarakat dapat ikut mengawasi jalannya program secara terbuka.

“Kita juga mendorong segera perbaikan tata kelola di dalamnya agar lebih transparan dan masyarakat dapat melihat bagaimana proses ini dilakukan oleh penyidik untuk penyelesaiannya,” pungkasnya.

Berita Lainnya

Kemarau Meluas, Kementerian PU Tangani 3.288 Lokasi dan Salurkan 48,9 Juta Liter...

Jakarta - Pemerintah memperkuat langkah antisipasi menghadapi kemarau dan kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Penanganan dilakukan dengan menyasar kebutuhan air untuk pertanian...

Sekolah Rakyat Ditegaskan Melengkapi Sekolah Negeri, Sasar Anak Keluarga Rentan

Jakarta - Kementerian Sosial (Kemensos) menegaskan program Sekolah Rakyat hadir untuk melengkapi sistem pendidikan nasional, terutama dalam memperluas akses bagi anak-anak dari keluarga kurang...

Prabowo Apresiasi Emas Pertama Indonesia di Asian Games 2026

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada kontingen Indonesia setelah tim bulu tangkis beregu putra mempersembahkan medali emas pertama bagi Merah Putih di...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS