Tito: Piala Dunia 2026 Peluang Emas bagi UMKM

Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengajak pemerintah daerah di seluruh Indonesia untuk memperbanyak kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026. Selain menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut dinilai mampu mendorong aktivitas ekonomi di berbagai daerah.

Tito menjelaskan bahwa antusiasme masyarakat Indonesia terhadap sepak bola sangat tinggi, termasuk terhadap ajang-ajang internasional seperti Piala Dunia. Menurutnya, euforia turnamen sepak bola terbesar di dunia itu selalu mendapat sambutan meriah dari masyarakat.

Mantan Kapolri itu bahkan mengaku pernah menyaksikan langsung tingginya antusiasme masyarakat saat bertugas di Indonesia bagian timur.

“Saya pernah dinas di Indonesia bagian timur pernah jadi Kapolda di Papua, saya pun ngikutin di sana tuh lebih ramai lagi (perayaan Piala Dunianya),” kata Tito, Minggu (14/6/2026).

Ia menilai perhelatan Piala Dunia tidak hanya menghadirkan tontonan menarik, tetapi juga menciptakan berbagai peluang ekonomi. Mulai dari produksi atribut pendukung tim, penjualan jersey, penyelenggaraan acara nobar, hingga meningkatnya aktivitas usaha kuliner.

“Ini peluang untuk menggerakkan ekonomi,” ujarnya.

Menurut Tito, penyelenggaraan nobar di berbagai daerah dapat memberikan manfaat langsung bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kehadiran masyarakat dalam kegiatan tersebut berpotensi meningkatkan penjualan produk dan memperbesar perputaran uang di tingkat lokal.

Selain itu, berbagai bentuk perayaan yang dilakukan masyarakat saat mendukung tim favorit mereka juga diyakini dapat memicu pertumbuhan ekonomi di sekitar lokasi kegiatan.

“Kita akan sampaikan kepada seluruh daerah untuk memperbanyak nonton bareng memanfaatkan memancing UMKM untuk bergerak dan lain-lain, tapi tetap harus menjaga keamanan dan ketertiban,” jelasnya.

Di sisi lain, Tito turut memberikan apresiasi kepada TVRI yang berhasil memperoleh hak siar Piala Dunia 2026. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi momentum penting bagi TVRI untuk memperkuat posisinya sebagai media arus utama yang menjangkau masyarakat luas.

Sebagai informasi, gelaran Piala Dunia 2026 berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026 dan menjadi salah satu ajang olahraga paling dinantikan oleh masyarakat dunia.

Berita Lainnya

DPR Dorong Sistem Imigrasi Terintegrasi untuk Perkuat Pengawasan WNA

Jakarta – Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mendorong percepatan digitalisasi sistem keimigrasian yang terintegrasi secara nasional guna memperkuat pengawasan terhadap warga negara...

Qodari: Prabowo Percepat Kemandirian Energi untuk Kurangi Ketergantungan Impor

Jakarta - Pemerintah terus memperkuat langkah menuju kemandirian energi nasional sebagai bagian dari agenda besar pembangunan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Upaya tersebut dilakukan...

Kejagung Dalami 26 Nama yang Disebut dalam BAP Kasus Dugaan Korupsi MBG

Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan akan menelusuri informasi terkait 26 nama yang disebut-sebut tercantum dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kasus dugaan korupsi tata...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS