Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa berbagai program unggulan pemerintah dirancang berdasarkan kebutuhan riil yang dihadapi masyarakat, bukan semata-mata berlandaskan konsep teoritis atau perdebatan akademik. Karena itu, pemerintah memusatkan perhatian pada kebijakan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh rakyat.
Sejumlah program yang menjadi fokus pemerintah antara lain Program Makan Bergizi Gratis (MBG), peningkatan layanan kesehatan, hingga pengembangan Sekolah Rakyat untuk masyarakat kurang mampu.
Menurut Prabowo, Program Makan Bergizi Gratis lahir dari kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia. Ia menyoroti masih tingginya angka stunting serta persoalan kekurangan nutrisi yang dialami sebagian ibu hamil dan balita, terutama pada periode 1.000 hari pertama kehidupan yang sangat menentukan tumbuh kembang anak.
“Bagi saya, sulit untuk mengabaikan kenyataan bahwa satu dari lima anak Indonesia mengalami stunting akibat kekurangan gizi. Atau kenyataan bahwa jutaan ibu hamil dan balita masih kekurangan nutrisi pada masa perkembangan paling penting dalam kehidupan manusia,” kata Prabowo dalam pernyataannya di The Economist, dikutip Kamis (11/6).
Prabowo menjelaskan bahwa kebijakan pemenuhan gizi bukanlah hal baru di dunia. Menurutnya, lebih dari 100 negara telah menerapkan berbagai bentuk program dukungan gizi maupun penyediaan makanan bergizi di lingkungan sekolah.
Oleh karena itu, ia menilai Program Makan Bergizi Gratis merupakan langkah yang relevan dan diperlukan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia pada masa mendatang.
Fokus pada Kesehatan dan Pendidikan
Selain program gizi, pemerintah juga menjalankan berbagai kebijakan yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sektor kesehatan dan pendidikan.
Di bidang kesehatan, pemerintah berupaya meningkatkan kualitas layanan rumah sakit daerah sekaligus menyediakan program pemeriksaan kesehatan gratis tahunan bagi seluruh warga negara.
Sementara itu, di sektor pendidikan, pemerintah tengah melaksanakan program revitalisasi sekolah dalam skala besar yang disebut sebagai salah satu yang terbesar sepanjang sejarah Indonesia. Selain itu, pemerintah juga mendirikan Sekolah Rakyat berkonsep asrama yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Pada sektor ekonomi, pemerintah membentuk Danantara sebagai instrumen untuk memperkuat pengelolaan aset negara sekaligus mendorong peningkatan nilai tambah dalam proses transformasi ekonomi nasional.
“Kami sedang berinvestasi untuk masa depan Indonesia. Kami menjanjikan program-program tersebut kepada rakyat Indonesia, dan kami bekerja keras untuk mewujudkannya,” ujar Prabowo.
Ia menegaskan bahwa seluruh kebijakan yang dijalankan pemerintah berangkat dari persoalan nyata yang dihadapi masyarakat sehari-hari, sehingga solusi yang diambil diarahkan untuk memberikan dampak konkret.
“Keputusan dan tindakan kami bukan berdasarkan teori ekonomi yang abstrak. Solusi-solusi kami didasarkan pada upaya perbaikan nyata dalam kehidupan masyarakat,” pungkas Prabowo.
