Tinjau Kawasan Industri di Indramayu, Menteri Nusron Pastikan Lahan Tidak Masuk ke LSD

Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, meninjau lokasi permohonan penggunaan lahan sawah yang direncanakan untuk kawasan industri di Kabupaten Indramayu. Peninjauan ini ia lakukan disela-sela kegiatanya saat melaksanakan kunjungan kerja di Indramayu.

“Kita ingin memastikan apakah lahan tersebut masuk wilayah KP2B (Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan, red) atau tidak,” ujar Menteri Nusron di Indramayu.

Menteri Nusron menjelaskan, lahan yang ia tinjau tersebut akan digunakan untuk menopang program hilirisasi industri. Namun demikian, pemerintah tetap mengedepankan prinsip keseimbangan antara pembangunan industri dan perlindungan lahan pertanian produktif.

“Untuk memastikan kesesuaian tata ruangnya, kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas PU yang membidangi tata ruang atau dinas provinsi terkait,” kata Menteri Nusron.

Terkait rencana ini, Menteri Nusron menegaskan bahwa pengawasan terhadap alih fungsi lahan sawah menjadi perhatian serius pemerintah. Hal ini penting untuk menjaga ketersediaan lahan pertanian sebagai penopang utama program ketahanan pangan nasional.

“Kami ingin lahan sawah agar tidak banyak beralih fungsi dan untuk menjaga serta menopang program ketahanan pangan,” tegas Menteri ATR/Kepala BPN.

Berita Lainnya

Luas RTH Jakarta Meningkat, Pemprov Dorong Perluasan dan Penguatan Fungsi Lingkungan

Jakarta - Pemprov DKI Jakarta mencatat peningkatan luas ruang terbuka hijau (RTH) menjadi 3.703,56 hektare atau sekitar 5,59 persen dari total wilayah. Angka ini...

Hadir di Rusun Tanah Abang, PGN Pastikan Warga Paham Cara Aman Gunakan...

Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) melalui Sales and Operation Region II (SOR II) Area Jakarta mengedukasi ratusan warga Rumah Susun...

JK Vs Jokowi, Dino Patti Djalal: Pak JK Orang Baik!

Jakarta - Polemik antara Jusuf Kalla dengan Jokowi makin memanas. Bahkan kini mantan wakil presiden Ri tersebut dilaporkan ke polisi oleh sejumlah kelompok karena...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS