MBG Prasmanan di Cianjur Disambut Antusias Siswa, SPPG Siap Keliling Sekolah Tiap Pekan

Jakarta – Bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah pasca libur Lebaran serta dimulainya kembali program Makan Bergizi Gratis (MBG), Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nagrak 2 Cianjur menggelar MBG dengan konsep prasmanan di SMP Negeri 1 Cianjur, Selasa (31/3).

Kepala SPPG Nagrak 2, Aldy Rizaldy, menjelaskan konsep prasmanan ini diperkenalkan sebagai pengalaman baru bagi para penerima manfaat, khususnya di lingkungan sekolah. Skema ini mulai diterapkan sejak MBG kembali berjalan setelah libur Lebaran.

“Nantinya, MBG prasmanan akan kami laksanakan secara bergantian di sekolah-sekolah, kurang lebih satu kali dalam seminggu,” ujar Aldy.

Ia menambahkan, mekanisme bergilir ini bertujuan agar seluruh penerima manfaat dapat merasakan pengalaman yang sama secara merata.

“Kebetulan, hari pertama pelaksanaan prasmanan ini bertepatan dengan momentum halal bihalal, sehingga suasana kebersamaan terasa semakin hangat dan penuh makna,” lanjutnya.

Di SMP Negeri 1 Cianjur, jumlah penerima manfaat mencapai 1.417 porsi yang terdiri dari siswa dan tenaga pendidik.

Beragam menu disajikan dalam MBG prasmanan tersebut, mulai dari nasi putih, ayam betutu, ikan kembung, capcay, hingga buah potong. Seluruh hidangan diolah sesuai standar gizi yang ditetapkan. Sementara itu, penggunaan ompreng tetap dilakukan untuk mendukung distribusi yang praktis dan higienis.

Salah satu guru sekaligus koordinator MBG di SMP Negeri 1 Cianjur, Dian Radiansyah, mengapresiasi inisiatif SPPG dalam menghadirkan konsep prasmanan tersebut. Ia menilai menu yang disajikan tidak hanya lezat, tetapi juga memenuhi unsur gizi yang lengkap.

“Untuk menunya alhamdulillah saya juga merasakannya. Sayurannya ada, proteinnya ada, ikannya ada, buah-buahannya juga ada. Semuanya lengkap. Dan alhamdulillah hampir semuanya habis dimakan. Artinya SPPG Nagrak sukses menyelenggarakan MBG prasmanan ini,” ujarnya.

Dian juga berharap kualitas makanan dan pelayanan MBG dapat terus dijaga dan ditingkatkan ke depannya. “Kami siap bekerja sama untuk mendukung program ini,” tegasnya.

Antusiasme juga terlihat dari para siswa. Mereka mengaku lebih menyukai konsep prasmanan karena dapat melihat langsung variasi menu yang tersedia. “Menurut aku nilainya 100,” ujar salah satu siswa. “Kalau prasmanan, porsinya terasa lebih banyak,” timpal siswa lainnya.

Berita Lainnya

DPR Tahan Draf RUU Siber, Khawatir Timbulkan Salah Tafsir

Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyatakan draf Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Keamanan dan Ketahanan Siber (KKS) belum disebarluaskan kepada...

Pemerintah Siapkan Rp4,2 Triliun untuk Program Magang Nasional 2026, Kuota Peserta Bertambah

Jakarta - Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,2 triliun untuk pelaksanaan Program Magang Nasional (MagangHub) Tahun 2026 Angkatan 2. Rangkaian program tersebut dijadwalkan mulai berjalan...

Qodari: Program MBG Akan Diperluas hingga Wilayah 3T

Jakarta - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) Muhammad Qodari menyatakan pemerintah tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS