Jakarta – Ahmad Al-Fatih, pelajar SMA Negeri Cendekia asal Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mendapat kesempatan membanggakan daerahnya setelah terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional. Ia dijadwalkan ikut mengibarkan Sang Merah Putih di Istana Merdeka pada Senin (17/8/2026).
Bagi Fatih, terpilih dalam pasukan tersebut bukan sekadar pencapaian pribadi. Kesempatan itu menjadi kehormatan sekaligus momentum untuk menunjukkan rasa cinta kepada Indonesia.
“Semangat jiwa nasionalisme bergejolak karena bisa mengibarkan bendera Sang Merah Putih, bendera pusaka, di Istana Merdeka. Rasanya bangga dan mendapat kehormatan,” kata Fatih, seperti dikutip, Sabtu (15/8/2026).
Ia juga menyadari bahwa keberadaannya dalam Paskibraka membawa nama Kabupaten Agam dan Sumatra Barat. Karena itu, Fatih ingin memberikan penampilan terbaik saat menjalankan tugasnya.
“Kita juga harus membanggakan nama daerah,” katanya.
Tekuni Baris-Berbaris Sejak SMP
Minat Fatih terhadap kegiatan baris-berbaris telah muncul sejak masih duduk di bangku SMP. Ketika itu, ia aktif mengikuti Paskibra di sekolah dan pernah ambil bagian dalam Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) tingkat provinsi.
Selain Paskibra, Fatih juga aktif mengikuti kegiatan Pramuka. Berbagai pengalaman tersebut turut membentuk jiwa nasionalisme sekaligus mendorongnya mengikuti seleksi Paskibraka nasional.
“(Tertarik bergabung dalam Paskibraka) Karena jiwa nasionalisme,” ucapnya.
Namun, perjalanan Fatih menuju Paskibraka nasional sempat menghadapi kendala besar. Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah Sumatra Barat pada akhir November 2025 turut berdampak pada Kabupaten Agam.
Bencana tersebut menyebabkan sekolah Fatih mengalami kerusakan. Kondisi itu membuatnya tidak dapat menjalani latihan baris-berbaris seperti biasanya di lingkungan sekolah.
Meski fasilitas latihan terbatas, Fatih tidak berhenti berusaha. Ia memilih berlatih secara mandiri di rumah agar kemampuan fisiknya tetap terjaga.
“Saya berlatih mandiri di rumah,” tuturnya.
Kegigihan tersebut akhirnya membuahkan hasil. Fatih berhasil melewati tahapan seleksi dan terpilih menjadi bagian dari Paskibraka yang akan bertugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Bawa Semangat Indonesia Maju
Menjadi anggota Paskibraka nasional memberikan pengalaman baru bagi Fatih. Selain menambah rasa bangga, proses tersebut juga semakin memperkuat semangat nasionalisme dalam dirinya.
Ia berharap generasi muda tidak mudah terpengaruh berbagai hal negatif dan terus meningkatkan kemauan untuk belajar. Menurutnya, pendidikan dan kerja keras generasi muda menjadi bagian penting dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
“Tantangan bagi anak muda sekarang adalah banyaknya pengaruh-pengaruh negatif dari luar. Dan kita harus meningkatkan niat belajar kita. Bagi anak sekolah, usaha untuk belajar, untuk mewujudkan Indonesia Maju 2045,” tutupnya.
