Jadwal Lengkap Sidang Isbat Idul Fitri 2026, Penentuan Lebaran Diumumkan Pukul 19.25 WIB

Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) RI akan menggelar Sidang Isbat untuk menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri 2026, Kamis (19/3/2026), bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kemenag RI, Jakarta.

Sidang Isbat merupakan mekanisme resmi pemerintah dalam menentukan awal bulan Hijriah dengan menggabungkan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal). Hasilnya menjadi acuan nasional dalam penetapan hari besar keagamaan, termasuk Idul Fitri.

Meski sejumlah prediksi tanggal Lebaran telah beredar, masyarakat tetap diminta menunggu keputusan resmi pemerintah yang diumumkan setelah Sidang Isbat selesai.

Rangkaian Jadwal Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Sidang Isbat terdiri dari beberapa tahapan penting, mulai dari pemaparan data hingga pengumuman hasil akhir:

  • 16.30 WIB – Seminar Posisi Hilal (terbuka untuk publik, disiarkan langsung)
  • 18.00–18.45 WIB – Sidang Isbat Utama (tertutup, dihadiri pihak terkait)
  • 19.25 WIB – Konferensi pers pengumuman hasil Sidang Isbat (live streaming)

Seminar posisi hilal menjadi tahap awal yang memaparkan kondisi astronomi sebagai dasar pertimbangan. Selanjutnya, sidang tertutup membahas hasil rukyatul hilal dari berbagai wilayah Indonesia sebelum akhirnya diputuskan secara resmi.

Perbedaan Prediksi Lebaran 2026

Pemerintah melalui kalender Hijriah memperkirakan Idul Fitri 2026 jatuh pada 21 Maret 2026. Namun, Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan 1 Syawal 1447 H pada 20 Maret 2026 berdasarkan metode hisab.

Perbedaan ini merupakan hal yang lazim terjadi setiap tahun akibat perbedaan metode penentuan. Karena itu, Sidang Isbat Kemenag berperan penting sebagai titik temu untuk memberikan kepastian resmi bagi masyarakat.

Penentu Akhir Tetap Sidang Isbat

Dengan menggabungkan hisab dan rukyat, Sidang Isbat memastikan penetapan awal Syawal dilakukan secara komprehensif dan dapat dipertanggungjawabkan. Proses ini juga melibatkan berbagai pihak, mulai dari organisasi masyarakat Islam, ahli astronomi, hingga instansi seperti BMKG dan BRIN.

Masyarakat diimbau untuk menunggu hasil resmi yang diumumkan pemerintah pada malam hari setelah seluruh rangkaian sidang selesai dilaksanakan.

Berita Lainnya

Prabowo Bentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove untuk Cegah Karhutla Berulang

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pengelolaan kawasan gambut sekaligus mencegah kebakaran hutan dan...

Kemarau Meluas, Kementerian PU Tangani 3.288 Lokasi dan Salurkan 48,9 Juta Liter...

Jakarta - Pemerintah memperkuat langkah antisipasi menghadapi kemarau dan kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Penanganan dilakukan dengan menyasar kebutuhan air untuk pertanian...

Sekolah Rakyat Ditegaskan Melengkapi Sekolah Negeri, Sasar Anak Keluarga Rentan

Jakarta - Kementerian Sosial (Kemensos) menegaskan program Sekolah Rakyat hadir untuk melengkapi sistem pendidikan nasional, terutama dalam memperluas akses bagi anak-anak dari keluarga kurang...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS