Jakarta – Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, jumlah pemudik di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, mulai mengalami peningkatan, Senin (16/3/2026).
Berdasarkan pantauan di lokasi, ribuan calon penumpang terlihat memadati area keberangkatan terminal sejak pagi hari. Mereka bersiap melakukan perjalanan ke berbagai daerah menggunakan bus antarkota antarprovinsi (AKAP).
Lonjakan jumlah pemudik ini juga diikuti dengan kenaikan harga tiket bus menjelang musim mudik Lebaran 2026. Kondisi tersebut dirasakan oleh salah seorang pemudik, Arifin, yang mengaku harga tiket bus yang dibelinya mengalami peningkatan cukup signifikan meski arus mudik belum mencapai puncaknya.
“Kenaikan mah pasti ada. Kemarin aja pas saya beli tiket yang semulanya Rp130-150 ribu. Sekarang bisa sampe Rp205 ribu. Malah tahun lalu bisa Rp300 ribuan,” ucap Arifin.
Arifin mengatakan dirinya memilih berangkat lebih awal untuk menghindari lonjakan harga tiket serta kepadatan pemudik yang biasanya terjadi mendekati Hari Raya.
“Jadi kalau enggak pulang ya entar nyari tiket busnya yang susah lagi,” kata dia.
Meski harga tiket mengalami kenaikan, pria berusia 30 tahun itu menilai bus masih menjadi pilihan transportasi yang lebih ekonomis dibandingkan menggunakan jasa travel.
“Kalau pakai bus ongkosnya agak mending daripada naik travel,” ungkap Arifin.
Ia pun berharap perjalanan mudik tahun ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti di sepanjang perjalanan.
“Ya berharap mah ya inilah, yang penting lancar ininya. Kalau enggak macet ya mendingan,” pungkasnya.





