Lawan Usulan IMF, Purbaya: Naikin Pajak, Lalu Hancur dan Kita Ngutang Lagi!

Jakarta -Menteri Keuangan Purbaya memastikan bahwa pemerintah masih belum ingin menaikkan pajak karyawan sebagaimana diusulkan oleh Dana Moneter Internasional (IMF). Karena menurutnya, kondisi ekonomi RI masih kuat.

Sebelumnya diketahui, IMF mengusulkan adanya kenaikan tarif pajak penghasilan (PPh) karyawan atau PPh 21 demi menjaga defisit APBN tetap di Bawah 3%.

“Kan saya sudah bilang..sebelum ekonominya kuat, kita enggak akan ubah-ubah,” tegasnya di Gedung Parlemen, Senayan, Rabu (18/2) lalu.

Menurutnya, upaya pemerintah meneken defisit APBN agar tetap di Bawah 3% dengan melakukan cara lain, di antaranya berupa ekstensifikasi menutup kebocoran pajak dan lain sebagainya.

“Dan yang saya pastikan adalah supaya ekonominya tumbuh dengan lebih cepat, sehingga pajak saya lebih tinggi, shingga 3% itu bisa dihindari secara otomatis,” sambungnya.

Adapun usulan IMF menurut Purbaya perlu dipertimbangkan pelaksanaannya. “Kita tidak mau tiba-tiba naikin pajak, habis itu ambruk semua. Daya beli hancur dan runtuh lagi, habis itu kita terpasang hutang lagi kan,” tutupnya.

Berita Lainnya

Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Gantikan Purbaya

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, Senin, (14/9/2026). Suahasil dipercaya menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa dan...

Pengukuran Terjadwal Bikin Urus PBT Lebih Cepat

Jakarta – Layanan Pengukuran Terjadwal dinilai memberikan kepastian waktu bagi masyarakat dalam mengurus dokumen pertanahan, khususnya Peta Bidang Tanah (PBT). Proses yang sebelumnya dapat...

Komisi II DPR Kaji Usulan Perpanjangan Masa Jabatan Kades

Jakarta – Komisi II DPR RI membuka peluang untuk mengkaji usulan perpanjangan masa jabatan kepala desa (kades) yang sebelumnya disampaikan kepada pimpinan DPR. Pembahasan...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS