Prabowo Ungkap Penerima Manfaat MBG Capai 60,2 Juta, Mendekati Total Populasi Afrika Selatan

Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mencatat jumlah penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus bertambah. Terbaru, jumlah penerima manfaat sudah mencapai 60,2 juta.

Ia menyebut angka penerima program itu kini mendekati total jumlah penduduk satu negara besar di dunia, seperti Afrika Selatan. Seperti di ketahui, data WHO mencatat jumlah penduduk Afrika Selatan pada 2023 mencapai 60,5 juta jiwa.

“Jumlah ini kira-kira setara dengan memberi makan seluruh penduduk Afrika Selatan tiap hari. Atau sama dengan sepuluh kali Singapura tiap hari. Atau dua kali Malaysia tiap hari,” kata Prabowo di dalam Peresmian 1.179 SPPB Polri di Jakarta, Jumat (13/2).

Ia menekankan bahwa capaian tersebut bukan sekadar angka statistik, melainkan bukti nyata bahwa program itu berjalan dan menyentuh masyarakat setiap hari.

Menurutnya, pemerintah kini telah menyediakan makanan bergizi untuk lebih dari 60 juta orang secara rutin dengan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG mencapai puluhan ribu.

“Saudara-saudara, kita telah memberi makan tiap hari tadi 60 juta lebih. Kita sudah berhasil memiliki lebih dari 23.000 SPPG, yaitu dapur di 38 provinsi seluruh Indonesia,” ujarnya.

Prabowo mengakui, di awal pelaksanaan program MBG, banyak pihak yang meragukan bahkan sudah menilai program itu akan gagal.

Namun, ia menilai kritik tersebut sebagai hal yang wajar dalam proses pembangunan kebijakan besar.

“Bagi mereka yang waktu kita bermula satu bulan saja, dua bulan saja kita sudah dihina, sudah diramalkan pasti gagal,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa program MBG terinspirasi dari pengalaman negara lain yang lebih dulu menerapkan kebijakan serupa. Menurutnya, intervensi langsung pemerintah untuk pemenuhan gizi merupakan langkah yang terbukti efektif di banyak negara.

“Ini sudah dilaksanakan oleh lebih dari 77 negara. Kita mungkin negara yang ke-76 atau ke-77,” ujar Prabowo.

Sebagai contoh, ia menyebut India yang memiliki pendapatan per kapita lebih rendah dari Indonesia, namun mampu menjalankan program makan gratis untuk 800 juta penduduk selama lebih dari satu dekade.

Dengan capaian puluhan juta penerima manfaat dan puluhan ribu dapur operasional, Prabowo menegaskan pemerintah akan terus melanjutkan program MBG. Menurutnya, program ini menjadi langkah konkret negara untuk melindungi anak-anak, ibu hamil, serta kelompok rentan lainnya.

Berita Lainnya

Prabowo Tegas soal Karhutla: Pelaku Pembakaran Terancam Ditindak, Izin Korporasi Bisa Dicabut

Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto meminta penegakan hukum dilakukan secara tegas terhadap pihak yang terbukti sengaja menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Arahan tersebut...

Prabowo Kerahkan 1.200 Prajurit TNI ke Kalimantan, Helikopter Water Bombing Disiapkan

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah cepat untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan. Setelah meninjau langsung kondisi karhutla...

Prabowo Turun Gunung Atasi Karhutla, Pejabat TNI-Polri Dikirim ke 4 Provinsi

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto turun langsung ke Kalimantan untuk memastikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berjalan cepat dan terpadu. Langkah tersebut sekaligus...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS