Jakarta – Kekhawatiran para siswa di Desa Harumandala, Kecamatan Cibubur, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, akhirnya terjawab. Selama ini, hujan deras dan naiknya debit air sungai kerap membuat mereka terpaksa absen sekolah karena akses utama menuju sekolah harus ditempuh dengan menyeberangi sungai.
Kondisi tersebut jelas berisiko. Saat air meluap, penyeberangan menjadi sangat berbahaya dan keselamatan siswa terancam. Namun kini, situasi itu berubah.
Menjelang akhir Desember 2025, sebuah jembatan gantung berdiri kokoh membentang di desa tersebut. Jembatan yang diberi nama Jembatan Gantung Harumandala itu kini menjadi jalur aman bagi para pelajar untuk berangkat dan pulang sekolah tanpa rasa takut meski hujan turun dan air sungai pasang.
“Sebelum ada jembatan, anak sekolah menyeberang lewat kali. Kalau ada hujan, cuaca buruk, anak-anak libur karena tak bisa menyeberang,” ujar Kepala Desa Harumandala, Jamaludin, Kamis (22/1/2026).
Tak hanya bermanfaat bagi aktivitas pendidikan, jembatan gantung sepanjang 36 meter itu juga memberikan dampak luas bagi masyarakat. Infrastruktur tersebut kini dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan warga, terutama mendukung kegiatan ekonomi.
Bahkan, jembatan tersebut menjadi akses penting yang menghubungkan Desa Harumandala dengan wilayah kabupaten tetangga, Tasikmalaya, khususnya untuk mobilitas sektor pertanian.
“Jembatan bisa untuk jalur ekonomi antara Tasikmalaya dan Pangandaran. Jalur pertanian khususnya,” kata Jamaludin.
Upaya pembangunan jembatan sebenarnya telah dirintis sejak 2023. Pemerintah desa sempat mengajukan proposal melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), namun belum mendapatkan realisasi.
Perkembangan signifikan terjadi ketika TNI Angkatan Darat turun tangan. Pembangunan jembatan gantung ini mendapat perhatian langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto, yang merasa prihatin melihat kondisi siswa yang harus berbasah-basahan, bahkan mempertaruhkan keselamatan demi bisa bersekolah.
Pengerjaan jembatan dimulai pada akhir November 2025. Dalam waktu kurang dari satu bulan, pembangunan berhasil diselesaikan, sehingga sebelum pergantian tahun, warga, terutama para siswa, sudah bisa memanfaatkan akses tersebut.
“Kami atas nama pemerintah desa dan warga Harumandala serta Desa Sindangkasih, mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak atas dibangunnya jembatan gantung ini,” kata Jamaludin.





