Jakarta – Banjir bandang yang menerjang sejumlah wilayah Sumatera Utara membawa dampak yang serius bagi masyarakat.
Sementara itu Tumpukan kayu gelondongan yang terbawa arus banjir menjadi perhatian publik usai viral dimedia sosial.
Banyak masyarakat yang curiga adanya praktik illegal logging yang menjadi biang kerok terjadinya bencana alam tersebut.
Sebagai Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mengaku tidak mengetahui pasti dan masih akan diselidiki oleh pihaknya.
“Prioritas utama saat ini adalah evakuasi warga dan percepatan distribusi bantuan logistik, fokus kita saat ini adalah evakuasi dan pemenuhan kebutuhan harian warga, termasuk kebutuhan makanan dan perlengkapan untuk bayi.” kata Bobby
Sementara itu, Walhi Sumut menyatakan bahwa tingginya curah hujan, yang dipicu oleh Siklon Tropis Senyar, serta kerusakan hutan akibat alih fungsi lahan dan izin yang diberikan kepada perusahaan dari pemerintah Provinsi Sumatera Utara Hal ini yang menyebabkan terjadinya banjir bandang. Akibatnya, arus banjir memiliki debit yang tinggi dan menyusut dengan cepat, sehingga memperparah dampak kerusakan.
Warga diminta untuk selalu memperhatikan informasi cuaca dari BMKG dan mengikuti arahan dari petugas setempat. Terutama bagi mereka yang tinggal di daerah rawan bencana, kewaspadaan harus ditingkatkan dan siapkan langkah evakuasi jika terjadi hujan lebat.





