IPW Tolak Wacana Pelucuran Senjata Api Polri Diganti Pentungan

JAKARTA – Ketua Presidium IPW (Indonesia Police Watch) Sugeng Teguh Santoso memberikan pandangannya tentang wacana pelucutan senjata api terhadap anggota Polri yang diajukan oleh beberapa pegiat HAM, termasuk anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, I Wayan Sudirta.

Menurutnya, gagasan tersebut tidak realistis mengingat situasi kriminal di Indonesia yang semakin kompleks dan brutal, di mana pelaku kejahatan kerap membawa senjata api seperti curanmor, perampokan, begal. Selain itu, pelaku juga sering melukai korban terutama perampok nasabah Bank, dll.

Sugeng menilai, dengan meningkatnya kasus kekerasan kriminal yang mengancam keselamatan masyarakat, tuntutan untuk melucuti senjata anggota Polri sama sekali tidak sejalan dengan kebutuhan mendesak untuk menjaga keamanan.

“Kondisi masyarakat kita dan meningkatnya kekerasan tindak pidana yang sangat brutal, seperti curas dan curat,” kata Sugeng dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Rabu (11/12).

Oleh sebab itu, Sugeng pun merasa perlu menolak wacana tersebut untuk direalisasikan terhadap institusi Polri.

“Menurut saya belum memungkinkan anggota Polri dilucuti senjatanya,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa para pelaku kejahatan kerap kali sudah dilengkapi dengan senjata api yang dapat membahayakan nyawa masyarakat dan aparat. Oleh karena itu, anggota Polri harus tetap dilengkapi dengan senjata untuk menghadapi ancaman tersebut.

Sebelumnya diberitakan, bahwa Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta berbicara soal wacana anggota Polri hanya dibekali pentung atau kayu pemukul sebagai senjata. Hal ini menurutnya, merujuk pada tren Kepolisian di beberapa negara di dunia saat ini yang cenderung lebih menggunakan pentungan ketimbang senjata api.

“Walaupun belum berupa undang-undang, kajian yang ada tentang bagaimana polisi cukup bermodalkan pentungan di berbagai negara maju,” kata Wayan saat RDP Komisi III dengan Polda Jawa Tengah, Selasa (3/12).

“Kelihatannya perlahan tapi pasti kita akan mengarah ke sana,” sambungnya.

Berita Lainnya

Kemarau Meluas, Kementerian PU Tangani 3.288 Lokasi dan Salurkan 48,9 Juta Liter...

Jakarta - Pemerintah memperkuat langkah antisipasi menghadapi kemarau dan kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Penanganan dilakukan dengan menyasar kebutuhan air untuk pertanian...

Sekolah Rakyat Ditegaskan Melengkapi Sekolah Negeri, Sasar Anak Keluarga Rentan

Jakarta - Kementerian Sosial (Kemensos) menegaskan program Sekolah Rakyat hadir untuk melengkapi sistem pendidikan nasional, terutama dalam memperluas akses bagi anak-anak dari keluarga kurang...

Prabowo Apresiasi Emas Pertama Indonesia di Asian Games 2026

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada kontingen Indonesia setelah tim bulu tangkis beregu putra mempersembahkan medali emas pertama bagi Merah Putih di...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS