Meutya Hafid Ajak The Merah Putih Initiative Lawan Misinformasi di Ruang Digital

Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengajak The Merah Putih Initiative untuk bersama-sama mencari titik tengah antara kebebasan berekspresi dan penyebaran informasi yang benar demi menciptakan ruang digital yang sehat dan bermanfaat bagi masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Meutya saat menghadiri peluncuran The Merah Putih Initiative di Jakarta, Senin (11/5/2026).

“Bagaimana kita mengambil tadi titik tengah untuk kemudian membangun bangsa dari sisi informasi,” kata Meutya.

Ia menjelaskan bahwa Pasal 28 Undang-Undang Dasar 1945 menjamin hak setiap warga negara Indonesia untuk memperoleh informasi. Namun menurutnya, yang dimaksud sebagai hak asasi manusia adalah akses terhadap informasi yang benar, bukan misinformasi.

“Jadi, tidak boleh ada orang merasa bahwa atas nama menyebarkan sesuatu itu mereka harus dilindungi oleh Pasal 28, tidak,” katanya.

Menurut Meutya, para pendiri bangsa menginginkan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan memberi manfaat luas bagi publik.

“Dosa kami, dosa pemerintah adalah ketika keterjagaannya (informasi) tidak tercapai karena kemudian lebih banyak mudarat dari sebuah pembangunan daripada positif,” katanya.

Meutya juga menyoroti pesatnya pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia yang berjalan sangat cepat dan masif. Menurut dia, pertumbuhan tersebut harus dibarengi dengan perlindungan terhadap kualitas informasi di ruang digital.

“Ketika koneksi terbangun dan pertumbuhan terjadi, masyarakat Indonesia pun harus tetap terjaga, terutama soal informasi di ranah digital,” tambahnya.

Ia menyebut saat ini masyarakat semakin banyak mengeluhkan maraknya penipuan digital, penyebaran informasi palsu, hingga perilaku perundungan di internet.

“Kita perlu kolaborasi dengan banyak pihak, termasuk anak-anak mudanya, untuk paling tidak menyadari dulu bahwa tidak ada keterhubungan pertumbuhan yang bernilai jika kita tidak mampu menjaga (kualitas informasi),” ujar Meutya.

The Merah Putih Initiative sendiri merupakan lembaga nonpemerintah yang dibentuk untuk mendorong pengembangan kebijakan publik di Indonesia melalui pendekatan kolaboratif dan inovatif, termasuk dalam menghadapi tantangan perkembangan informasi dan teknologi digital.

Berita Lainnya

Dompet Dhuafa Salurkan 100 Domba Lewat Program Jantara di Kabupaten Semarang

Jakarta - Dompet Dhuafa kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan peternak melalui program Jaringan Tani Ternak (Jantara) dengan mendistribusikan 100 ekor domba ke dua...

Bahlil Bocorkan Minyak Rusia Segera Masuk RI, Pengiriman Ditargetkan Mulai Pekan Depan

Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan pengiriman minyak mentah impor dari Rusia diperkirakan mulai dilakukan dalam satu hingga...

Teken Kesepakatan Besar, Andra Soni Siap Ubah Sampah Jadi Cuan dan Listrik

Jakarta - Gubernur Banten Andra Soni resmi menandatangani Perjanjian Kesepakatan Bersama terkait pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Serang Raya. Penandatanganan kerja sama tersebut...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS