2 Titik Zona Megathrust Nusantara Tinggal Tunggu Waktu 

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terdapat 13 zona megathrust yang ada di Indonesia. Dari jumlah tersebut, dua zona menunggu waktu untuk melepas energinya.

Lembaga itu menegaskan tidak ada yang bisa meramal kapan kedua zona akan memicu bencana gempa hingga tsunami besar.

“Tinggal menunggu waktu bukan ramalan. Kalimat ini sering disalahartikan. Yang dimaksud adalah zona tersebut menyimpan potensi besar karena sudah lama tidak melepaskan energi. Bukan berarti gempa akan terjadi dalam waktu dekat,” tulis BMKG dalam unggahan di akun media sosial resminya, Sabtu (22/11/2025).

“Istilah ilmiah ini digunakan sebagai bentuk kewaspadaan berdasarkan data sejarah dan geologi, bukan untuk menimbulkan kepanikan. Dalam Undang-Undang No 31/2009, BMKG bertanggung jawab atas pengamatan, pengelolaan data, pelayanan informasi, termasuk gempa bumi dan tsunami,” jelas BMKG.

BMKG mengingatkan pentingnya mengenali potensi megathrust. Jadi semua pihak bisa memahami risiko bencana yang akan datang, sebagai langkah awal dari kesiapsiagaan.

BMKG menjelaskan kewaspadaan itu penting karena telah ratusan tahun sejak beberapa segmen aktif. Yakni segmen megathrust di Selat Sunda melepaskan gempa pada 1757 dan segmen Mentawai-Siberut belum aktif sejak gempa tahun 1797.

“Kondisi ini dikenal sebagai seismic gap, yaitu wilayah yang secara geologis menyimpan potensi besar, karena lama tidak melepaskan energi. Jadi, meskipun belum terjadi, potensi itu nyata dan harus kita waspadai,” imbau BMKG.

Berita Lainnya

Prabowo Tiba di Parlemen, Sidang Tahunan MPR 2026 Segera Dimulai

Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto tiba di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026. Kehadirannya untuk menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan...

Jokowi hingga JK Hadiri Sidang Tahunan MPR 2026 di Senayan

Jakarta - Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks...

Prabowo Targetkan Produksi Motor Listrik Nasional Tembus 2 Juta Unit

Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto mendorong industri dalam negeri meningkatkan kapasitas produksi motor listrik hingga mencapai 2 juta unit. Target tersebut disampaikan setelah...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS