Wamen ESDM Soroti Capaian B50, Lifting Minyak, dan Investasi Energi Rp618 Triliun

Jakarta – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot menyatakan transformasi energi Indonesia terus diarahkan untuk memperkuat kedaulatan energi nasional, meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, serta mendorong penciptaan lapangan kerja dan kesejahteraan masyarakat.

“Transformasi energi Indonesia berjalan di jalur yang benar untuk menuju kedaulatan energi nasional, nilai tambah dalam negeri, penciptaan lapangan kerja, dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Yuliot dalam Malam Penganugerahan Penghargaan Energi Subroto Tahun 2026 di Jakarta, dikutip, Sabtu (24/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Yuliot memaparkan sejumlah capaian sektor energi, mulai dari produksi minyak dan gas bumi (migas), pengembangan bahan bakar nabati, pemerataan akses listrik, hingga proyek hilirisasi dan ketahanan energi.

Lifting Minyak 2025 Lampaui Target APBN

Di sektor migas, Yuliot menyampaikan bahwa Indonesia berhasil merealisasikan produksi siap jual (lifting) minyak sebesar 605,3 ribu barel per hari pada 2025. Angka tersebut melampaui target APBN 2025 sebesar 605 ribu barel per hari.

“Ini selama sembilan tahun terakhir ini merupakan capaian yang cukup signifikan,” ucap Yuliot.

Untuk 2026, pemerintah mendorong peningkatan lifting minyak menjadi 610 ribu barel per hari. Namun, menurut Yuliot, masih terdapat sejumlah kendala yang menyebabkan target tersebut belum dapat tercapai sesuai harapan.

Pemerintah, lanjutnya, berupaya memperkuat kerja sama untuk mengejar target produksi yang telah ditetapkan.

“Tentu ini kami berupaya bersama-sama bagaimana target minimal yang sudah ditetapkan ini bisa kita capai secara bersama-sama,” ucap dia.

Implementasi Biodiesel B50 untuk Kurangi Ketergantungan Impor

Pada sektor energi terbarukan, Yuliot menyoroti realisasi program bahan bakar nabati (BBN) biodiesel B50 pada Juli 2026.

Menurutnya, implementasi B50 berkontribusi terhadap diversifikasi penggunaan minyak bumi sekitar 310 ribu barel per hari. Sementara itu, konsumsi minyak Indonesia disebut mencapai 1,6 juta barel per hari.

Meski demikian, kebutuhan minyak dalam negeri yang belum terpenuhi masih harus ditutup melalui impor, baik dalam bentuk minyak mentah (*crude*) maupun produk bahan bakar jadi.

“Tentu atas kekurangan ini kita melakukan pengadaan bahan bakar minyak yang berasal dari impor, baik crude maupun produk yang sudah dilakukan oleh berbagai badan usaha,” kata Yuliot.

Diversifikasi energi melalui biodiesel menjadi salah satu langkah yang disampaikan pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pada minyak bumi. Namun, pemenuhan kebutuhan energi nasional tetap memerlukan upaya peningkatan produksi dan pengelolaan pasokan.

Rasio Elektrifikasi Nasional Capai 99,85 Persen

Di bidang ketenagalistrikan, Yuliot menyebut rasio elektrifikasi nasional telah mencapai 99,85 persen.

Ia menegaskan bahwa pemerataan akses listrik tidak hanya berkaitan dengan capaian angka elektrifikasi, tetapi juga dengan upaya memperluas jaringan agar seluruh desa dapat menikmati layanan listrik.

“Sehingga masyarakat tidak ada yang tidak merasakan bagaimana kemandirian energi, dan juga secara hak masyarakat itu bisa terpenuhi, ini merupakan bagian tanggung jawab negara untuk menyediakan energi bagi masyarakat,” kata Yuliot.

Berita Lainnya

PDIP Buka Ruang Dialog dengan Fraksi DPR soal Putusan MK Terkait Gibran

Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) menyatakan terbuka untuk berdialog dengan partai politik lain terkait tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menjadi sorotan dalam...

Peringati Sumpah Pemuda, Narasraya Raksaka Indonesia Gelar Narasraya Literasi 2026

Jakarta – Narasraya Raksaka Indonesia menggelar kegiatan utama Narasraya Literasi 2026 di Hotel RA Suites, Jalan T.B. Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini...

Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Garda Terdepan Jaga Hutan dan Cegah Karhutla

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mendorong pelibatan pesantren dalam upaya menjaga kelestarian hutan dan...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS