Jakarta – PT Pertamina (Persero) menyiapkan tiga langkah strategis untuk menjaga ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Upaya tersebut mencakup penambahan pasokan, penguatan distribusi, hingga penyesuaian jam operasional stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri mengatakan, langkah-langkah tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi.
2 Tahun Prabowo Memimpin, Deretan Alutsista Canggih Ini Siap Ubah Kekuatan Militer Indonesia
“Kami memahami bahwa ketersediaan BBM harus selalu terjaga, dan sebagai bentuk perbaikan layanan kami kepada masyarakat, ada tiga komitmen strategis yang kami jalankan,” ujar Simon dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (24/10/2026).
Langkah pertama adalah menambah pasokan BBM dan memperkuat keandalan distribusi hingga ke setiap SPBU. Upaya ini diharapkan dapat menjaga ketersediaan stok di berbagai daerah agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan.
Langkah kedua, Pertamina akan menambah jam operasional, mobil tangki, serta petugas SPBU. Penambahan tersebut ditujukan untuk mengoptimalkan pelayanan, terutama ketika kebutuhan BBM meningkat.
Adapun langkah ketiga adalah menghadirkan layanan tambahan untuk mempermudah masyarakat memperoleh BBM.
“Hal ini antara lain dengan penambahan titik layanan dalam bentuk SPBU modular dan layanan untuk pengisian BBM dalam kemasan yang langsung dibawa ke kendaraan konsumen di SPBU,” imbuh Simon.
Simon menegaskan, sebagai badan usaha milik negara (BUMN), Pertamina memiliki tanggung jawab untuk menyediakan BBM bagi masyarakat di seluruh Indonesia. Karena itu, perusahaan berkomitmen melanjutkan upaya perbaikan layanan dan memastikan distribusi energi berjalan dengan baik.
Untuk mendukung pelaksanaan strategi tersebut, Pertamina akan memperkuat kerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta berbagai elemen masyarakat terkait.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu menjaga kelancaran distribusi dan meningkatkan keandalan pasokan BBM hingga ke wilayah yang membutuhkan.
Simon juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat serta seluruh pihak yang telah mendukung upaya perbaikan distribusi energi.
“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia atas kesabaran, pengertian, dukungan, dan kepercayaan yang terus diberikan kepada kami. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, dan seluruh pihak yang telah membantu perbaikan kelancaran distribusi energi kepada masyarakat,” jelasnya.
