Jakarta – Hingga hari ini sudah tercatat sebanyak 38 korban meninggal dunia akibat bencana longsor yang terjadi di Kampung Pasir Kuning, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Kini puluhan kantong jenazah yang dievakuasi dari lokasi telah diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.
Menurut keterangan Kepala Kantor Basarnas Bandung, Ade Dian Permana mengatakan empat body pack terbaru tersebut akan dilakukan proses identifikasi.
“kami masih menemukan empat body pack tambahan dan seluruhnya sudah diserahkan ke DVI Polri. Dengan penambahan ini, total temuan dari hari pertama sampai hari ketiga menjadi 38 body pack,” kata Ade.
Dari total 38 body pack yang diterima DVI, kata Areis, masih ada 18 body pack yang saat ini dalam proses identifikasi.
Tim SAR gabungan dan DVI Polda Jawa Barat memastikan proses pencarian dan identifikasi akan terus dilanjutkan sesuai prosedur, dengan mengutamakan ketelitian dan keselamatan personel di lapangan.
Longsor melanda Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Senin (26/1)
Dari hasil pemetaan, diketahui terdapat dua mahkota longsor. Panjang salah satu mahkota dengan lidah longsoran diperkirakan mencapai sekitar 200 meter, dengan lebar terluas sekitar 140 meter, meskipun sebarannya dapat melebar ke berbagai arah.
Pelaksanaan operasi SAR mengacu pada kebijakan tersebut dengan kendali misi berada di bawah Kepala Kantor SAR Bandung, serta terintegrasi dengan BNPB dalam penanganan hingga tahap rehabilitasi. status tanggap darurat bencana selama 14 hari.




