Jakarta – TNI memastikan seluruh bantuan logistik yang dikirim ke wilayah terdampak bencana di Sumatra benar-benar diterima masyarakat hingga ke daerah terpencil. Di Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, prajurit Yonif 122/Tombak Sakti bahkan harus berjalan kaki menuju Desa Nauli 2 demi menyalurkan bantuan bagi warga.
Pada Jumat (9/1/2026), sejumlah personel terlihat memanggul dus-dus berisi logistik sambil menyusuri jalan tanah yang dikelilingi pepohonan dan vegetasi lebat. Kondisi medan yang belum memadai membuat kendaraan tidak dapat melintas. Aksi tersebut menarik perhatian warga setempat, termasuk anak-anak, yang mengikuti rombongan prajurit dari belakang.
Selain di Tapanuli Tengah, bantuan juga disalurkan ke wilayah lain yang terdampak bencana. Pada pekan yang sama, perlengkapan ibadah seperti mukena, sajadah, baju koko, serta kebutuhan sandang berupa handuk dan kaos dengan total berat sekitar 150 kilogram dikirim ke Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang.
Tak hanya itu, bantuan bahan pokok juga didistribusikan ke Aceh. Sebanyak 300 kilogram sembako dan 1.200 kilogram beras dikirim melalui Bandara Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, pada Selasa (6/1/2026). Seluruh logistik tersebut diangkut menggunakan pesawat dan helikopter milik TNI AL.
Melalui langkah ini, pemerintah bersama TNI serta kementerian dan lembaga terkait berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Meski menghadapi keterbatasan akses dan medan yang berat, distribusi bantuan terus dilakukan agar warga terdampak bencana dapat segera menerima pertolongan.
