Tarif Rp3.500, TransJabodetabek Blok M–Bandara Soetta segera Hadir

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana memperluas jaringan layanan TransJabodetabek hingga ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengungkapkan, rute baru ini nantinya akan menghubungkan kawasan Blok M dengan Bandara Soetta.

Pengoperasian TransJabodetabek menuju bandara tersebut disiapkan sebagai solusi transportasi publik yang terjangkau bagi masyarakat. Selama ini, akses menuju Bandara Soetta umumnya mengandalkan layanan DAMRI, taksi, maupun kereta bandara dengan biaya yang relatif mahal.

Bacaan Lainnya

Melalui layanan TransJabodetabek, masyarakat ditawarkan alternatif perjalanan ke bandara dengan tarif jauh lebih murah, yakni Rp3.500 per perjalanan.

“Saya meyakini ini akan menjadi pilihan bagi masyarakat siapa pun yang selama ini misalnya menggunakan DAMRI atau taksi, sekarang ini punya pilihan bisa menggunakan Transjakarta yang biayanya relatif murah, hanya Rp3.500,” kata Pramono di Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026).

Pramono menambahkan, keunggulan lain dari layanan ini adalah penggunaan jalur khusus yang membuat perjalanan lebih lancar dan minim hambatan kemacetan. Dengan demikian, waktu tempuh menuju bandara diharapkan menjadi lebih efisien.

“Sehingga dengan demikian, ini akan memudahkan siapa pun yang akan berangkat atau kembali, yang menggunakan transportasi pesawat, mau ke Blok M, dari Blok M bisa ke mana saja,” ucapnya.

Saat ini, Pemprov DKI Jakarta masih melakukan berbagai persiapan teknis sebelum rute TransJabodetabek Blok M–Bandara Soetta resmi beroperasi.

Sebagai informasi, sejak menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung telah meresmikan lima trayek baru TransJabodetabek. Trayek tersebut meliputi rute Alam Sutera–Blok M, Vida Bekasi–Cawang, PIK 2–Blok M, Sawangan–Lebak Bulus, Bekasi–Dukuh Atas, serta Bogor–Blok M.

Pos terkait