Jakarta – Ketua Umum Partai Buruh Said Iqbal berpeluang bergabung dalam Kabinet Merah Putih. Sinyal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi yang mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini tengah membahas kemungkinan tersebut.
Prasetyo menyebut proses pembicaraan terkait keterlibatan Said Iqbal di pemerintahan masih berlangsung dan belum mencapai keputusan final.
“Sedang kita diskusikan,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Meski membuka peluang masuknya Said Iqbal ke kabinet, Prasetyo belum mengungkap posisi yang kemungkinan akan ditempati tokoh buruh tersebut.
Namun, ia memastikan apabila nantinya bergabung, jabatan yang diberikan akan berkaitan erat dengan bidang ketenagakerjaan dan perjuangan buruh yang selama ini menjadi fokus aktivitas Said Iqbal.
“Kemungkinan berkaitan dengan tentunya perjuangan beliau selama ini, dengan buruh, tenaga kerja,” jelasnya.
Saat ditanya lebih lanjut mengenai kemungkinan penempatan di Kementerian Ketenagakerjaan atau Dewan Buruh, Prasetyo memilih tidak memberikan penjelasan lebih rinci.
Wacana masuknya Said Iqbal ke dalam pemerintahan muncul tidak lama setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan penyegaran kabinet dengan melantik Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup menggantikan Hanif Faisol.
Di saat yang sama, Hanif Faisol mendapat tugas baru sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan dalam struktur Kabinet Merah Putih.
Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Kepresidenan dan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” demikian bunyi sumpah jabatan tersebut dibaca oleh Prabowo dan diikuti oleh pejabat yang dilantik, Senin, 27 April 2026.
Jika pembahasan tersebut berujung pada keputusan resmi, bergabungnya Said Iqbal ke kabinet dinilai akan memperkuat representasi kalangan pekerja dalam pemerintahan, terutama dalam perumusan kebijakan yang berkaitan dengan ketenagakerjaan dan perlindungan buruh.
