Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melantik 43 pejabat dan pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) pada Jumat, 6 Februari 2026. Momentum tersebut sekaligus menjadi ajang penyambutan resmi bagi Wakil Menteri Keuangan yang baru, Juda Agung.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara khusus menyapa kehadiran Juda dalam sambutannya. Ia menyebut hari itu terasa istimewa karena bukan hanya agenda pelantikan pejabat DJP, tetapi juga momen bergabungnya sosok baru di jajaran pimpinan Kemenkeu.
“Bapak Juda Agung yang baru bergabung dengan kita. Selamat bergabung, Pak. Alhamdulillah hari ini spesial karena bukan cuma pelantikan tapi sekaligus menyambut Pak Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan yang baru. Welcome to Juanda,” katanya saat sambutan.
Purbaya menegaskan bahwa Juda bukan figur asing dalam pengelolaan kebijakan ekonomi nasional. Pengalamannya selama ini dinilai memberi fondasi kuat bagi peran barunya di sektor fiskal.
“Beliau lama menjaga stabilitas moneter, menjaga inflasi dan nilai tukar, dan lain-lain kerjanya banyak ya. Kini beliau diminta untuk ikut menjaga APBN,” ucapnya.
Menurut Purbaya, latar belakang Juda sebagai mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) akan memperkaya perspektif Kemenkeu sekaligus mempererat koordinasi antara otoritas fiskal dan moneter.
“Makanya ada switch ya Pak ya. Supaya kita dengan BI semakin dekat,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa penempatan ini memang dirancang untuk memperkuat sinergi kedua lembaga, terutama di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tekanan.
“Di tengah gejolak yang sekarang, banyak sentimen negatif di pasar, kita memang otoritas fiskal dan moneter harus semakin dekat lagi,” ucapnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan menggantikan Thomas Djiwandono. Prosesi pelantikan berlangsung di Istana Negara pada Kamis, 5 Februari 2026.
Pengangkatan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 3/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih Periode 2024–2029.
Pelantikan ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo dan diikuti oleh pejabat yang dilantik.
“Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” demikian bunyi sumpah jabatan tersebut dibaca oleh Prabowo dan diikuti Juda Agung.
Usai pengucapan sumpah, Juda langsung menandatangani berita acara sebagai bagian dari rangkaian prosesi pelantikan.
Diketahui, kursi Wakil Menteri Keuangan sebelumnya kosong setelah Thomas Djiwandono beralih tugas sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia periode 2026–2031. Penunjukan Thomas dilakukan pada Selasa, 27 Januari 2026 untuk menggantikan Juda Agung yang lebih dulu mengundurkan diri dari jabatannya di BI pada 13 Januari 2026.
Dengan rotasi tersebut, sinergi antara Kemenkeu dan BI diharapkan semakin solid dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.





