Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan realisasi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada triwulan pertama 2026 diperkirakan mencapai Rp60 triliun.
“Dilaporkan juga bahwa MBG sampai dengan kuartal pertama diperkirakan akan ada realisasi anggaran sebanyak Rp60 triliun,” kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (11/2/2026).
Ia menilai penyerapan anggaran tersebut akan memberi efek dorong terhadap pertumbuhan ekonomi nasional tahun ini.
“Hal ini tentu akan mendorong stimulasi perekonomian,” jelasnya.
Sebelumnya, Airlangga menyampaikan bahwa kebutuhan belanja program MBG diproyeksikan sekitar Rp80 triliun setiap kuartal. Dengan demikian, realisasi Rp60 triliun pada kuartal pertama masih berada di bawah target awal yang ditetapkan.
“Belanja program MBG per kuartal sekitar Rp 80 triliun. Tahun lalu, belanja dukungan ekonomi sekitar Rp 37 triliun. Jika dibelanjakan dua kali lipat, pertumbuhan bisa tercipta. Program ini menciptakan sekitar tiga juta lapangan kerja,” ujar Airlangga.
Secara total, pagu anggaran MBG pada 2026 mencapai Rp355 triliun. Rinciannya terdiri atas Rp268 triliun yang dialokasikan dalam APBN serta Rp67 triliun sebagai dana cadangan.
Dana cadangan tersebut disiapkan untuk mengantisipasi apabila anggaran utama terserap sebelum akhir tahun anggaran berjalan.
Jika dibandingkan dengan tahun 2025 yang hanya sebesar Rp71 triliun, alokasi MBG tahun ini melonjak tajam. Peningkatan anggaran tersebut sejalan dengan target penerima manfaat yang dipatok mencapai 82,9 juta orang sepanjang 2026.
