Presiden Prabowo Gunakan Diskresi Untuk Pemulangan Mary Jane

JAKARTA – Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra membeberkan strategi yang digunakan oleh Presiden Prabowo Subianto terkait pemulangan narapidana kasus narkoba Mary Jane Veloso ke negaranya, Filipina.

Yusril menjelaskan bahwa Presiden Prabowo pada saat ini menggunakan diskresinya sebagai Kepala Negara untuk pemulangan Mary Jane.

“Ini adalah satu kebijakan yang ditempuh oleh Presiden. Berpaku kepada beberapa konvensi walaupun belum, kita menjadi pihak ataupun kita ratifikasi,” kata Yusril dalam keterangannya pada Rabu (11/12).

Hal itu dilakukan Presiden Prabowo dikarenakan belum adanya hukum tertulis yang membahas detail mengenai pemindahan tahanan warga negara asing.

“Dan sampai hari ini sebenarnya aturan hukum tertulis tentang transfer personal itu belum ada, dan karena itu Presiden menggunakan diskresi kebijakan yang ada pada beliau,” jelasnya.

Presiden, lanjut Yusril, juga mempertimbangkan berbagai konvensi praktek penyelenggaraan negara dan asas umum pemerintahan yang baik.

“Dan karena itu dapat dibenarkan dari sebuah pandang hukum administrasi negara,” imbuhnya.

Berita Lainnya

Menbud Dorong Regenerasi Pencipta Lagu Anak melalui Program KILA

Jakarta - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mengatakan program Cinta Lagu Anak Indonesia (KILA) dapat menjadi wadah untuk mendorong regenerasi pencipta lagu anak sekaligus...

Kemendagri Raih Penghargaan Hari Statistik Nasional 2026

Jakarta - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meraih penghargaan kategori kementerian dalam Anugerah Hari Statistik Nasional 2026 yang berlangsung di Jakarta, Sabtu malam (26/9/2026). Penghargaan...

Menkum Terapkan Digitalisasi 470 Layanan Publik Mulai 1 Oktober

Jakarta - Kementerian Hukum (Kemenkum) akan mendigitalisasi 470 layanan publik mulai 1 Oktober 2026 sebagai langkah efisiensi dan penghapusan layanan berbasis kertas. Transformasi ini...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS