Jakarta – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan mengundang sejumlah ulama serta perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam untuk menghadiri acara buka puasa bersama di Istana Kepresidenan, Kamis (5/3/2026).
Informasi tersebut dikonfirmasi oleh Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nusron Wahid. Ia menjelaskan bahwa sejumlah pimpinan ormas Islam, mubaligh, hingga pengasuh pondok pesantren besar yang memiliki jaringan luas turut diundang dalam kegiatan tersebut.
“Ya nanti semua, semua Ketua Umum Ormas Islam, sama mubaligh, dan pengasuh pondok pesantren yang pondok pesantren besar dan mempunyai jaringan yang luas,” kata Nusron di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis.
Nusron juga menyebutkan bahwa Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Indonesia, Jusuf Kalla, turut diundang dalam acara tersebut.
“Pak JK diundang dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Anwar Iskandar, menyampaikan bahwa dirinya belum mengetahui secara pasti apakah agenda tersebut hanya sebatas buka puasa bersama atau juga akan disertai dengan diskusi.
“Kayaknya kalau melihat mepet waktunya, enggak kayaknya,” imbuhnya.
Sebelumnya, rencana penyelenggaraan buka puasa bersama dengan para ulama itu telah lebih dulu disampaikan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar. Ia mengatakan bahwa Presiden mengundang berbagai tokoh agama untuk menghadiri kegiatan tersebut.
“Bapak Presiden mengundang tokoh-tokoh agama ulama untuk buka puasa ya, besok itu juga. Kita bicarakan teknisnya, ya Alhamdulillah. Seperti biasa, biasa seperti yang sering diundang itu, tokoh-tokoh agama. Ya ormas-ormas Islam, sesuai dengan kapasitas yang ditampung oleh ruangan yang ada,” kata Nasaruddin di Istana, Rabu (4/3/2026).
