Prabowo Siapkan Koperasi Nelayan Terintegrasi

Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan dikembangkan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu yang tidak hanya melayani kebutuhan masyarakat desa, tetapi juga memperkuat sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan di berbagai wilayah Indonesia.

Saat berpidato pada Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12/7/2026), Prabowo menjelaskan KDKMP akan dilengkapi beragam fasilitas untuk menunjang aktivitas ekonomi masyarakat desa.

“KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,” ujar Prabowo.

Selain menyediakan layanan koperasi, pemerintah juga akan membangun gudang logistik dan ruang pendingin (cold storage) agar hasil pertanian dapat disimpan lebih lama sebelum dipasarkan.

“Akan ada logistik desa, akan ada gudang, akan ada cold storage supaya hasil-hasil petani tidak akan rusak, dan berbagai layanan ekonomi lainnya,” katanya.

Prabowo menegaskan seluruh barang bersubsidi nantinya akan disalurkan melalui KDKMP guna memastikan bantuan diterima masyarakat yang berhak dan tidak diperjualbelikan.

“Semua barang subsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui Koperasi Desa Merah Putih. Barang subsidi rakyat tidak boleh diperdagangkan, supaya yang membutuhkan benar-benar menerima,” tegas Prabowo.

Menurutnya, penguatan koperasi juga akan menyasar sektor kelautan melalui pembentukan koperasi nelayan yang dilengkapi fasilitas penunjang untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Prabowo mengatakan koperasi nelayan untuk pertama kalinya akan memiliki gudang pendingin dan pabrik es sehingga hasil tangkapan dapat bertahan lebih lama.

“Kita juga akan buka desa-desa dan koperasi-koperasi nelayan untuk pertama kali dalam sejarah. Nelayan-nelayan kita urus, mereka juga akan punya gudang pendingin supaya ikan mereka bertahan. Untuk pertama kali, mereka akan punya pabrik es supaya mereka melaut bawa es,” ujarnya.

Pemerintah juga berencana menyediakan kapal-kapal berukuran besar yang dimiliki dan dikelola langsung oleh koperasi nelayan. Skema tersebut menggunakan sistem pembiayaan yang dicicil dari hasil usaha para nelayan.

“Kita akan bagi kapal-kapal besar untuk tiap desa nelayan yang akan dikerjakan, yang akan dimiliki dan dikerjakan oleh koperasi-koperasi nelayan itu sendiri. Dan mereka bukan terima hadiah, mereka cicil kembali dari hasil tangkapan ikan mereka. Jadi uang di desa nelayan, uang di desa-desa ini, koperasi adalah uang pinjaman yang akan dibayar kembali,” kata Prabowo.

Berita Lainnya

MAKI Apresiasi Langkah Prabowo soal Kasus Febrie

Jakarta - Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman memberikan apresiasi terhadap keputusan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai berhasil meredam polemik penanganan dugaan tindak...

DKI Miliki 2.900 Koperasi Umum

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat terdapat sekitar 2.900 koperasi umum yang beroperasi di ibu kota sebagai bagian dari upaya memperkuat semangat...

Prabowo: KDKMP Sediakan Kredit Mikro Murah

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan dikembangkan sebagai pusat layanan ekonomi desa yang terintegrasi, termasuk menghadirkan akses pembiayaan...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS